Tag Archives: Papua Barat

Bentangan Kars Wayag

j13

Foto: Bentangan Kars Wayag (10/12/16)

Inilah bentangan kars Wayag. Wisatawan dianggap belum ke Raja Ampat jika belum ke tempat yang eksotik ini. Butuh 6 jam perjalanan menggunakan speedboad dari Waiwo untuk mencapai lokasi ini. Jika ke sini, pastikan berangkat pagi pagi, agar bisa kembali ke Waiwo dengan langit masih terang.

Iklan

Video, Memberi Makan Hiu di Wayag

Ini adalah salah satu tempat memberi makan Hiu di Wayag. Lokasinya di Pos jaga Wayag. Setiap speedboad yang menuju Wayag, harus mampir ke sini untuk melapor. Hiu hiu liar di sini sudah terbiasa mendatangi tempat ini, sudah familier dengan kedatangan manusia. Kebiasaan pengunjung yang memberi makan, mungkin menjadi salah satu sebab kesukaan hiu hiu tersebut.

Di pos jaga ini pula diinformasikan, apakah di Wayag sedang banyak pengunjung atau tidaknya, mengingat bukit yang kecil sehingga harus antri untuk mengunjungi lokasi tersebut.


Video, Menikmati Telaga Bintang dari atas Bukit

Telaga Bintang adalah laguna yang dikelilingi bukit karang. Bentuk bintang hanya dapat dilihat dari ketinggian di puncak bukit. Jarak Telaga Bintang dengan Bukit Piaynemo hanya 10 menit perjalanan dengan speedboad.


Video, Menjelajah Bukit Karang Piaynemo

Piaynemo adalah gugusan pulau karang atau yang lebih dikenal dengan sebutan miniaturnya Wayag. Jika wisatawan ke Raja Ampat, inilah tempat kedua yang wajib dikunjungi setelah Wayag. Seperti apa Wayag, pada Vlog berikutnya akan saya tayangkan.

Menurut “pak sopir” speedboad,  Piaynemo berasal dari bahasa masyarakat Biak yang artinya ujung tombak yang ditusukan. Untuk mencapai gugusan batu karang ini dibutuhkan 2 jam perjalanan dengan speedboad dari Waisai, Ibu Kota Raja Ampat.

Sebelum memasuki kawasan ini, setiap pengunjung wajib lapor di pintu masuk pos dermaga dan mengisi buku tamu.

Untuk mencapai bukit tertinggi dibutuhkan 15 menit dengan menaiki anak anak tangga yang terbuat dari papan papan kayu. Cukup aman dan nyaman, berbeda ketika akan mendaki bukit Wayag di ujung Raja Ampat maupun telaga bintang yang tak jauh dari tempat pendakian ini.

Dan mulailah, berpetualang di gugusan pulau karang Piaynemo.


Video, Keindahan Pasir Timbul di Raja Ampat

Walaupun udara agak mendung ketika kami berangkat dari pelabuhan rakyat usahamina. Tetapi sesampainya di pasir timbul, udara sangat cerah, matahari bersinar dengan teriknya.

Beruntung masih timbul pasirnya, biasanya disaat jam begini sudah tenggelam, kata sang nahkoda speedboat yang saya tumpangi. Beruntung juga masih ketemu “mahluk” yang masih berada di sana, walaupun hanya 6 orang dari Irlandia, tetapi pulau pasir itu masih cukup luas untuk kami jejakan kaki di sana.  🙂

Bayangkan jika sudah berhimpit himpitan … nggak kebayang jadinya 🙂 bisa jadi makanan hiu yang banyak saya temui di sini.

Untuk mencapai lokasi ini, butuh waktu 2 jam dari pelabuhan usahamina Sorong. Cukup melelahkan, tetapi terpuaskan ketika melihat indahnya pantai pasir putih ini.

 


Memberi Makan Hiu di Desa Sarpele

j7

Foto: Memberi Makan Hiu Liar di Pantai Desa Sarpele (09/12/2016)

Pemandangan tak biasa ini saya jumpai di sebuah pantai di sebuah pos pengawasan di Desa Sarpele.  Pos penjagaan kawasan Taman Nasional Raja Ampat ini dapat kita temui jika kita mau ke Pulau Wayag. Ketika saya ke sini, banyak kawanan hiu yang hilir mudik  ini yang bercampur dengan berbagai jenis ikan lainnya yang juga unik unik.

Semula saya berpikir, bahwa di sini tempat penangkaran hiu, ternyata bukan. Hanya kebetulan saja hiu hiu liar itu datang ke sini dan sudah terbiasa berinteraksi dengan manusia. Banyak pengunjung yang memberi makanan berupa potongan ikan kecil-kecil. Ikan ini adalah hasil tangkapan anak-anak penduduk Desa Sarpele.  Menarik.

 


Mengintip Keindahan Alam Piaynemo

img_9988

Foto: Salah satu sudut pemandangan di homestay Piaynemo (09/12/16)

Pemandangan yang indah ini, saya ambil dari jendela tempat saya menginap di pagi hari di homestay Piaynemo. Walaupun tempatnya sederhana, tetapi  sangat unik, karena berada di atas lagoon laut. Tepat di atas berlalu lalangnya ikan ikan dengan beraneka bentuk tepat di bawah tempat kami menginap. Menarik.