Tag Archives: keju

Mencicipi Keju di Amsterdam

IMG_2103Sudah menjadi pengetahuan umum kalau Belanda itu sangat terkenal dengan kejunya. Untuk alasan inilah, saya mencari-cari tempat yang menjual makanan yang satu ini. Tentu saja saya tidak akan membeli banyak, mengingat berat IMG_2248masanya yang terlihat super padat. Apalagi perjalanan saya selanjutnya masih panjang: Brusel, Luxemburg, Frankfurt, Lucerne, dan terakhir adalah Paris. Mungkin beberapa potong, cukuplah, sebagai oleh-oleh dari Belanda.IMG_2295

Wajar, jika industri keju adalah andalan penggerak perekonomian Belanda, selain bunga tentunya. Saya melihat sendiri, begitu semaraknya perdagangan keju ini. Di tiap tiap sudut kota selalu ada toko kecil yang menjual khusus makanan ini.
Beberapa tempat penjualan keju yang sempat saya kunjungi, diantarnya:

KejuIMG_2253-keju ini disusun di rak-rak dengan sangat menarik. Aneka varian rasa keju pun di tata rapi untuk menarik minat pengunjung.
Ada beberapa jenis keju yang dikenal di Belanda, di antaranya:
• Maasdammer – keju pedas yang memiliki lubang-lubang dan bentuk yang bundar.

IMG_2250
• Boerenkaas – keju yang terbuat dari susu mentah.
• Goat’s Cheese – Keju Kambing.
• Smoked Cheese – Keju asap yang dibentuk menjadi seperti sosis.
• Frisian Clove Cheese – Susu rendah lemak, jintan dan cengkeh.

Iklan

Kanal-Kanal Indah di Amsterdam

IMG_2106Amsterdam

Amsterdam adalah kota pertama yang saya singgahi selama liburan kali ini di Eropa. Mungkin karena kedekatan sejarah antara Indonesia dengan Belanda, membuat saya mengunjungi Amsterdam lebih dulu. Penasaran seperti apa keadaan negara yang begitu kepincut untuk menguasai Indonesia itu.

IMG_2195Ternyata Amsterdam memang kota yang sangat eksotis, unik dan menarik. Sangat berbeda dengan kota-kota di Negara Eropa lainnya, yang saya kunjungi belakangan. Bicara soal Belanda, maka yang terbayang adalah kanal-kanal yang mengelilingi kota, kincir angin, keju, sepatu kayu, dan bangunan rumah yang unik.

Mumpung masih ingat, saya akan menuliskan kanal-kanal di Amsterdam ini lebih dulu.
Ya, jika ke Amsterdam, memang harus menyempatkan menikmati kanal-kanal ini. Kanal-kanal yang bersih, indah dan menawan, sebagai simbol kota Amsterdam. Kanal-kanal ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi, sehingga UNESCO pun memasukannya ke dalam salah satu situs warisan dunia.

IMG_2121Perpaduan antara kanal yang indah, transportasi yang teratur, serta deretan bangunan di sepanjang kanal membuat kota ini terkesan sangat romantis. Itu menurut saya, tentunya setelah dibandingkan dengan kota-kota: Belgia, Luxemburg, Frangfurt, bahkan Paris sekalipun selama berkunjung ke Europa. Itu versi saya loh, bisa jadi menurut yang lain berbeda. Nggak masalah, itukan hanya beda cara pandang saja dan obyek kesukaan yang dilihat.
Kabarnya, kanal-kanal ini dulunya adalah selokan. Tidak mengherankan, karena posisi permukaan daratan Amsterdam lebih rendah dari permukaan air laut. Di sinilah hebatnya negeri Van Persie itu, dia mampu merubah kelemahan itu, justru menjadi kekuatan bahkan menjadi magnet untuk mendatangkan turis-turis.

IMG_2136Hebat ya, darimana biaya untuk membangun? Apakah hasil dari menjajah?

Jika dilihat dari udara, kanal-kanal ini membentuk setengah lingkaran. Jumlahnya ada 165 buah yang membelah kota Amsterdam. Entahlah, saya nggak ngitungin juga. Informasi itu saya baca di salah situs online aja. Kalau Anda penasaran dan kurang kerjaan, silahkan saja hitung sendiri.
Kanal-kanal yang paling banyak dikunjungi, di antaranya: Herengracht, Prinsengranct, dan Keizergracht. Ketiganya merupakan kanal-kanal utama di Amsterdam yang panjangnya bisa mencapai 100 km.
Nikmati saja perjalanan ini, mengalir.


WIne and Cheese Expo 2013

wineSudah lama nggak ngeblog, postingan perdana pascakemalasan ini, saya mulaikan dengan tulisan, Wine & Cheese ini. Apa kaitan antara wine dengan cheese ya? Mungkin karena sama-sama produk fermentasi. Kalau keju, biasa lah sering saya lihat, tetapi kalau soal wine?  lumayan jarang, tidak ada yang tahu mereknya, kecuali wine cap orang tua itu. Kabarnya lumayan untuk penyakit jantung.

Bentuk botol wine ini rupanya memang menarik, makanya nggak heran, banyak juga orang yang mengoleksi. Apalagi bentuk miniaturnya, lucu. Pengen juga sih ngoleksi, cuma takut nanti dibilang tukang mabok   .  Sementara ngoleksiin botol parfum yang miniatur aja dulu. Botol ginian, nanti aja dech.

Pameran tahunan setiap bulan Mei yang sudah dimulai sejak 2012 ini, sangat ramai pengunjung.  Ada beberapa tester yang bisa dicoba,  kalau setiap both dicobain, mungkin keluar dari Multi Purpose Hall  Lapiaza ini bisa klenger juga …  Sementara saya cuma bisa nyicipin keju cairnya aja dulu, maknyus! Dua kali balik  …     🙂