Category Archives: Agama

Fenomena Super Blue Blood Moon (Late post)

blood moon

Super Blue Blood Moon, 31 Januari 2018

Sudah hampir 1 tahun saya nggak nge-post.  Saya akan mulai lagi, mungkin mulai dari fenomena langka kemarin aja kali ya 🙂

Semoga waktu mendatang saya akan tetap bisa menyempatkan waktu menulis, sekedar therapy agar nggak cepat pikun. Itu, kata seorang dokter yang pernah saya baca artikelnya, entah di mana, lupa.  Tuh kan, kalau jarang nulis begitu bawaannya suka lupa, jangankan nama fenomena alam ini yang panjang, nama temen sendiri pun kadang susah nyebutnya. Itu masih mending, ada yang malah lupa nama istrinya 😀

Nama fenoma alam yang langka ini adalah Super Blue Blood Moon. Namanya panjang dan agak ribet. Kenapa sepanjang ini, supaya kelihatan keren, spektakuler?. Ternyata menurut NASA,  ada 3 peristiwa langka sekaligus yang terjadi pada Rabu 31 Januari 2018 malam itu, yaitu: Bulan berada pada posisi yang paling dekat dengan bumi. Kedua, bulan purnama kedua dalam satu bulan, dan peristiwa di mana bulan memancarkan warna merah darah.

Peristiwa ini, kabarnya terjadi setiap 150 tahun sekali, jadi layak untuk saya dokumentasikan dalam blog pribadi ini. Sayangnya malam itu Jakarta tertutup awan, saya pun tidak juga berusaha mencari tempat terbaik, cukup di halaman rumah saja. Menggunakan kamera yang biasa saya gunakan, Canon DSLR jadul. Sehingga jangan complain kalau hasilnya biasa aja, jadi jangan dibandingkan dengan jepretan NASA ya 😀

Ketiga peristiwa ini, ternyata pernah terjadi sekitar 3000 tahun yang lalu, tepatnya 30 Oktober 1207 (SM). Peristiwa ini terdokumentasikan dengan baik di dalam Alkitab, khususnya dalam Kitab Yosua 10:13, “Maka berhentilah  matahari  dan bulanpun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya …”.

Peristiwa ini terjadi ketika bangsa Israel di bawah Pimpinan Yosua berjalan di antara perbatasan antara Israel dan Palestina menuju Kanaan.  Jadi, peperangan Israel dengan Palestina benar-benar sudah lama ya? Tapi maaf, saya nggak mau bahas politik.

Tentang bulan menjadi darah ini juga ditulis dalam Kitab Yoel 2:31, “Matahari akan berubah menjadi gelap gulita  dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN  yang hebat dan dahsyat itu”.  

Kedua kitab tersebut berada dalam Perjanjian Lama, dalam Perjanjian Baru juga ada, ditulis, dalam  Wahyu 6:12, “Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi  yang dahsyat  dan matahari menjadi hitam  bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah”.

Jika sampai ditulis 3 kali tentu saja, bahwa gejala fenomena ini sepertinya bukan main-main. Sekedar memberi isyarat kepada manusia, untuk berjaga-jaga.

Tapi bagi yang tidak percaya juga tidak apa-apa, itu pilihan, karena NASA pun menganggap tidak ada bukti ilmiah apapun kalau bulan darah adalah tanda petaka. Hanya fenomena alam biasa.

Nama juga kepercayaan, tentu tidak membutuhkan bukti, kalau sudah ada bukti tentu bukan disebut percaya lagi namanya. Betul nggak? Tinggal anda yang memilih 🙂

Jakarta, 10 Pebruari 2018,  pas ulang tahun saya

Iklan

Diproteksi: [Firman] Mazmur 6:31-37: Keadaan, Waktu dan Uang

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:


Diproteksi: [Firman] Penampilan Tuhan Sebagai Gembala, Imam Besar dan Penjunan

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:


Diproteksi: [Firman] Kebangkitan Yesus (2)

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:


Diproteksi: [Firman] Kebangkitan Yesus (1)

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:


Renungan: Pertolongan Tabut Perjanjian

Hari ini, sudah dua kali saya mendapat pertolongan Tuhan. Pertanda bahwa, Tuhan menyertai perjalanan saya kali ini. Biasanya kalau jalan, apalagi ke luar negeri, selalu sama istri, karena satu dan lain hal, kali ini saya harus jalan sendiri.
Dan satu lagi yang selalu saya bawa dalam setiap perjalanan adalah Alkitab. Semula rencananya memang akan dibawa, tetapi mengingat karena yang dibawa juga banyak, terpaksa ditinggal. Selain itu juga takut rusak, karena kepenuhan.
Lanjutkan membaca


Tetap “Welcome”

Kali ini saya akan menuliskan tentang Agama, semula saya akan menulis pada blog terpisah yang khusus membahas masalah postingan Agama. Tetapi karena satu dan lain hal, sehingga saya menulisnya di sini. Jadi, kalau keyakinan kita berbeda, mohon maaf, untuk kali ini sebaiknya  tidak dilanjutkan membaca.

Kaki  itu bicara soal pendirian, tentu saja pendirian yang teguh, tidak mudah goyah dengan kondisi dan situasi apapun dalam menghadapi pergumulan hidup, kesulitan ekonomi, dan tekanan dari siapapun.

Itu sebabnya di dalam sebuah Kitab Suci, betapa DIA itu memperhatikan masalah ini, tidak segan-segan DIA lakukan itu terhadap murid-murid-Nya. Walaupun murid-murid tidak mau, karena tidak enak hati terhadap sikap gurunya yang mau melakukan itu. Sebuah sikap kerendahan hati yang luar biasa.
Lanjutkan membaca