Menikmati Kota Luxembourg

Late post, Luxembourg, 24 April 2015

Perjalanan dari Brussel sampai di kota Luxemburg hanya butuh waktu 3 jam, sehingga sampai di kota Luxembourg masih terlalu pagi. Jika langsung ke tempat penginapan tentu saja

IMG_2540

Station bus dalam kota, Luxembourg

ditolak, karena masih terlalu pagi. Sambil menunggu siang,  kami habiskan waktu untuk berkeliling kota sekitar terminal bus yang kami tumpangi tadi.

Di depan terminal ada station kereta, yang sudah terintegrasi  dengan  terminal bus antar Negara, dan bus dalam kota.  Kotanya cenderung sepi.

IMG_2640

Suasana di dalam station kereta

Orang-orang Luxembourg memang terlihat berbeda, karena banyak orang kaya Eropa tinggal di sini. Terkesan keren dan mewah. Terlihat dari cara mereka berpakaian dan mobil yang dikendarai. Ini disebabkan warganya berpendapatan tinggi dan pengangguran yang rendah. Sangat berbeda dibanding negara yang saya kunjungi sebelumnya.

Biaya hidup di negeri ini tergolong di atas

IMG_2631

Ritual keagamaan penduduk di Luxembourg

rata-rata negara-negara Eropa lainnya. Tidak heran, untuk menyiasati tingginya biaya hidup, banyak tenaga kerja asing yang bekerja di Luxemburg, lebih memilih tinggal di Belgia, yang merupakan tetangga negeri mungil ini. Kualitas hidup benar benar diperhatikan, di saat libur, tidak ada toko yang buka. Disamping itu penduduknya pun sangat religius.

 

Pkl 13.00, baru kami mencari lokasi penginapan yang sudah kami pesan sebelumnya secara online, yaitu Hotel Stand’Inn dengan alamat Rue du Brill, L-3897 Foetz,

IMG_2637

Bis yang menuju penginapan, No 205

Luxembourg City, Luxembourg. Di luar dugaan,  tempat penginapan ini ternyata cukup jauh dari pusat kota. Kami memilih hotel ini, karena paling murah di antara deretan hotel-hotel yang tersedia di Kota Luxembourg.  Walaupun murah, tetap merupakan hotel backpacker paling mahal selama kami menginap di Eropa.

20150426_072758

Sarapan di Hotell Stand’Inn

Untuk menuju ke penginapan harus menggunakan bis No 205 dari terminal dengan harga tiket 2 EU.

Di sebelah hotel tersebut pun ada Restauran  China, Thailan, namanya restaurant DAO.

20150425_183425

Makan siang Restauran DAO, Luxembourg

Pemilihan tersebut bukan karena suka dengan masakan China, pastinya ada nasinya. Ini penting, karena selama di Brussel kemarin sama sekali tidak ketemu nasi, bikin lemes.  Makan roti atau burger tentu saja nggak nendang.  🙂

Bersambung

Iklan

2 responses to “Menikmati Kota Luxembourg

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: