Siapa bilang ojek “milik” Indonesia? di Phuket juga Banyak!

Sedang menunggu truk di Phuket

Sebelumnya, saya mengira bahwa ojek adalah transportasi khas masyarakat di Indonesia. Karena transportasi ini sangat sesuai dengan kultur masyarakat  kita karena  luasnya wilayah dan padatnya penduduk.

Tetapi ketika saya ke Phuket beberapa tahun lalu, ternyata ojek bukanlah monopoli transportasi  kita,  moda transportasi beroda dua ini cukup banyak di daerah itu.

Tuk tuk yang sedang menanti penumpang di Patong, Phuket

Ongkosnya pun menurut saya tergolong cukup mahal dibanding di Indonesia, ini saya ketahui  ketika saya menggunakan jasa tersebut. Terpaksa saya gunakan transportasi itu, karena tidak ada lagi kendaraan umum dari Patong ke Phuket, tempat saya menginap.

Phuket adalah kota wisata pantai paling terkenal di dunia. Sehingga beberapa film Holiwood pun pernah menggunakan lokasi ini untuk keperluan syuting film. Di antaranya  yang saya ketahui: film Jamesbond atau film yang dibintangi oleh Leonardo Decaprio dengan film The Beach-nya.

Pantainya indah, suasana malamnya pun cukup meriah. Ini yang membuat saya kelupaan untuk kembali ke hotel, dan ternyata waktu sudah menunjukan pkl 23.00. Tidak ada lagi kendaraan umum, yang tadi siang saya gunakan, yaitu truk.

Truk berpenumpang adalah ciri khas kendaraan di Phuket  selain tuk-tuk.  Hanya saja untuk truk ini hanya beroperasi sampai pukul 17.00. Sedangkan  yang beroperasi 24 jam adalah Tuk tuk dan ojek motor.

Tuk tuk di Phuket berbeda dengan di Bangkok. Kalau di Bangkok tuk tuknya beroda tiga, di sini beroda empat. Tuk tuk ini modifikasi dari kendaraan semacam daihatsu zebra yang dibuat menjadi berpenumpang hanya  beberapa orang saja. Intinya, lebih manusiawi lah …

Berbeda dengan di kita ya, yang bisa di jejalin hingga 12 orang termasuk sopir. Enam di sisi kanan, empat di sisi kiri dan 1 orang di bangku cadangan dekat pintu dan dua orang di depan. Itupun sambil kebut-kebutan …  😀

 

Baca juga artikel lainnya:


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: