Tetap “Welcome”

Kali ini saya akan menuliskan tentang Agama, semula saya akan menulis pada blog terpisah yang khusus membahas masalah postingan Agama. Tetapi karena satu dan lain hal, sehingga saya menulisnya di sini. Jadi, kalau keyakinan kita berbeda, mohon maaf, untuk kali ini sebaiknya  tidak dilanjutkan membaca.

Kaki  itu bicara soal pendirian, tentu saja pendirian yang teguh, tidak mudah goyah dengan kondisi dan situasi apapun dalam menghadapi pergumulan hidup, kesulitan ekonomi, dan tekanan dari siapapun.

Itu sebabnya di dalam sebuah Kitab Suci, betapa DIA itu memperhatikan masalah ini, tidak segan-segan DIA lakukan itu terhadap murid-murid-Nya. Walaupun murid-murid tidak mau, karena tidak enak hati terhadap sikap gurunya yang mau melakukan itu. Sebuah sikap kerendahan hati yang luar biasa.

Tujuannya jelas, yaitu membasuh kaki, agar tidak lagi kotor, dari langkah perjalanan hidup yang sia-sia,  tidak sesuai dengan kehendakNya. Dengan demikian akan selalu membawakan diri untuk selalu dekat kepada Nya, bukan ke tempat-tempat yang tidak patut untuk dikunjungi. Tentu saja kita tahu, tempat-tempat apa itu?

Melalui kaki juga, kadang harga diri kita diinjak-injak, oleh mereka yang mungkin punya kekuasaan, punya kedudukan sehingga dengan seenak hatinya dia menekan para bawahan. Mereka lupa, orang-orang yang tertindaslah yang akan didengar oleh DIA.

Tentu saja bukan pengertian kaki secara harfiah, tetapi melalui perbuatan, sikap, otoritas, dengan bahasa kekuasaan  dan kesewenang-wenangan.

Apapun itu, bisakah kita tetap rendah hati menjadi keset? yang selalu diinjak-injak? Tetapi tetap wellcome!

Tidak mudah, tetapi berusahalah …

Baca juga artikel lainnya:

Iklan

2 responses to “Tetap “Welcome”

  • Evi

    Menurut aku sih Mas, blog pribadi adalah tentang kita, baik pemikiran maupun kepercayaan yg dianut. Kita boleh menulis apa yang terasa berkaintan dengan sesuatu yg ada dalam pikiran dan dada kita..Jadi mengapa harus memilih tempat lain untuk menulis? Hehehe..Dengan begitu, walaupun blog tidak menggambarkan kita seutuhnya, teman2 tentu akan lbh memahami kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: