Bangga dan Mangga

Bangga, berbeda dengan mangga, walaupun  hanya dibedakan dengan huruf “M” dan “B”.  Mangga yang masih mengkel itu, enaknya dibikin rujak.  Hanya dengan melihat saja bisa memunculkan air liur, untuk mencoba segera menikmati.  Ini adalah sebuah proses alamiah.

Demikian juga dengan perasaan bangga. Sepertinya muncul mengalir begitu saja, yaitu ketika:

Anak kita berhasil menjadi juara di kelasnya. Atau, ketika ditunjuk oleh atasan kita untuk menjadi pimpro sebuah pekerjaan. Atau,  ketika terpilih menjadi ketua organisasi tertentu. Atau, bangga ketika dipercaya oleh rakyat menjadi gubernur untuk sebuah daerah tertentu. Atau, bangga ketika menjadi presiden. Dan kebanggaan, kebanggan lainnya.

Kebanggaan ini muncul dan  seperti mengalir begitu saja seperti halnya melihat mangga yang memunculkan air liur.   Jadi, rasa bangga itu sebetulnya manusiawi.

Tetapi sadarkah? Bahwa rasa bangga sebetulnya adalah cara setan untuk menjatuhkan kita. Karena, apa yang kita kerjakan, tentu karena ALLAH turut bekerja di dalamnya. Karena Allah yang membantu dan manolong apa yang kita kerjakan sehingga dibuatnya menjadi berhasil.

Tentu kita ingat istilah ini , “suara rakyat adalah suara Tuhan”. Jadi kalau kita terpilih menjadi pemimpin, tentu bukan karena kita, tetapi karena Allah yang memilih kita.

Jika demikian halnya, patutkah kita berbangga diri?  Padahal kita bisa memperoleh itu semua hanya karena Allah semata-mata.

Ubahkan kebanggaan itu menjadi ucapan syukur hanya kepada DIA yang berhak menerimanya.  Jangan merampas kemuliaan Allah, oleh kebanggaan kita. Belajarlah memiliki hati yang sederhana saja.

Jakarta, 6 Sept 2012, pkl 12.41,  jam istirahat

Baca juga artikel lainnya:


6 responses to “Bangga dan Mangga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: