Berniat menolong, malah dicurigai

Hari ini kebetulan saya ada tugas untuk persiapan pembukaan sebuah kantor cabang baru di Merak, Banten.  Berangkat dari mulai pkl 10.00 wib dari Jakarta dan sampai di Merak  pkl 12.00, jadi butuh waktu sekitar 2 jam perjalanan. Lumayan bikin pantat tepos kelamaan duduk di perjalanan.

Tetapi bukan pekerjaan ini yang hendak saya ceritakan. Ketika pulang dari Merak itu, di sekitar jalan Sunter ternyata ada seorang kakek yang mogok di tengah jalan. Dengan gerakan yang perlahan dan tangan yang gemetaran dia berusaha memperbaiki mobil yang mogok tersebut.

Terdorong rasa kasihan akhirnya kami, bersama seluruh team turun, untuk membantu si bapak tua untuk mendorongkan mobilnya ke tepi jalan. Dan mencoba untuk membantunya memperbaiki, agar mobil kembali hidup.

Sayangnya, entah karena dia curiga kalau saya hendak bermaksud jahat atau apalah saya nggak tahu apa yang ada di benak si orang tua ini.  Bahwa kami dengan niat tulus hendak membantu si kakek ini mendorongkan mobilnya agar bisa ke tepian. Tetapi jawaban si kakek ini, “tidak usah, saya bisa tangani sendiri”. Lalu saya bilang, “kendaraan bapak sudah memacetkan arus lalu lintas di belakang, apalagi ini di tikungan”. Akhirnya sang kakek ini menurut juga. Dengan senang hati kami semua mendorong mobilnya hingga ke pinggir.

Kemudian, saya bicara lagi, “bagaimana kalau di dorong hingga ke tempat yang agak lebih leluasa di depan?” Dan sang kakek pun menjawab dengan nada ketus, “nggak perlu, saya ini teknisi, saya bisa memperbaiki sendiri”.

Apa si kakek nggak melihat, kalau muka saya ini bukan tampang kriminial? Hehehe …  Dan nampaknya dia memang sangat curiga kalau kita hendak berbuat jahat, atau mungkin dikira mau berbisnis, atau bisa jadi dia sudah pikun.

Tetapi ya sudahlah, saya bisa memaklumi, ini adalah Jakarta …  Mau berbuat baik, bisa dianggap keliru. Karena niatnya baik, tentu saja, saya tidak boleh tersinggung oleh sikap si kakek ini. Kalau tersinggung, membuktikan bahwa kita memang berniat mencari upah, upah mendapatkan ucapan terima kasih.

Sama aja jadinya …  🙂


2 responses to “Berniat menolong, malah dicurigai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: