Gagal, Liburan ke Karimun Jawa (2)

Pkl 10.00 wib, akhirnya kami sampai di Jepara, bis pun berhenti dipersimpangan menuju pelabuhan Kartini.  Perjalanan dilanjutkan dengan menumpang becak ke dermaga, Pelabuhan Kartini. Untunglah, kapal belum sandar. Nampak orang bergerombol di sudut-sudut pelabuhan, menunggu kapal yang menuju Karimun Jawa. Di sinilah persoalan dimulai, ketika saya ke loket, ternyata tiket sudah habis.

Biasanya memang kalau mau menuju ke sana, “harus booking tiket dulu”, begitu saran si Mbak penjual tiket. Nah, ini yang tidak saya lakukan. Masalahnya adalah waktu cuti yang sangat mepet dan kemungkinan ditolaknya pengajuan cuti tersebut.

Tidak putus asa, saya masih mencari-cari  informasi, mencoba alternatif  lain untuk tetap bisa nyeberang. Akhirnya ada seseorang yang memang sama-sama nggak kebagian tiket, tetapi dia menjadi koordinator dadakan untuk mengumpulkan siapa saja yang nggak ke angkut. Dengan cara sharing cost, dan dia berusaha untuk menyewa kapal di luar trayek resmi. Biaya perorang adalah seratus tujuh puluh ribu rupiah. Tetapi, katanya  kapal  baru akan sandar jam 15.00.

Apa boleh buat, ini adalah upaya saya terakhir untuk tetap bisa berangkat.

Sambil menunggu waktu, saya nongkrong di warung di pojok pelabuhan. Kebetulan ada kamar mandi, toilet, dan warungnya pun menyediakan tempat charge-an untuk Hangphone, notebook, camera, dsb. Lumayan.  Kalau bawa kendaraan sendiri, sebetulnya tidak repot juga, ternyata di pelabuhan ini ada tempat parkiran untuk pengunjung yang akan ke Karimun Jawa. Cukup aman. Ada beberapa mobil yang saya lihat terpakir di sana.

Beberapa pengunjung baru, nampak berdatangan. Ada 3 bus besar dari Batu, Malang, kemudian ada juga rombongan dari Bandung. Pokoknya cukup banyak yang rupanya bernasib sama, tidak terangkut.

Heran juga, kenapa pemda setempat tidak memfasilitasi kebutuhan tersebut. Sayang, padahal brosur yang saya pegang ini adalah “undangan” mengenai karimun jawa,  saya peroleh dari pameran tahun lalu, ketika diadakan pameran wisata Indonesia di Senayan. Kalau yang tidak terangkut sepuluhan orang sih, wajar, kalau harus tertinggal. Tetapi kalau jumlah yang sedemikian besar, menurut saya ini pasti ada kesalahan urus.

(Bersambung)


4 responses to “Gagal, Liburan ke Karimun Jawa (2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: