Kalau dibatasi, lebih baik beli BBM import aja

Hari ini pembatasan subsidi BBM sudah mulai diberlakukan.  Tetapi sejak kemarin, saya nggak melihat tanda-tanda adanya perbedaan tuh. Sejauh ini setiap masuk ke pom bensin, tidak merasa dibatasi untuk memilih BBM.

Kalau sudah mulai, salah nggak ya, kalau saya punya pemikiran lebih baik memilih BBM import aja. Pemikiran saya, walaupun harganya lebih tinggi, tetapi punya nilai sosial yang tinggi. Ceritanya untuk penghematan penggunaan bahan bakar fosil untuk konsumsi dalam negeri, yang kelak akan dinikmati anak cucu kita. Jadi, nggak salah dong kalau berhemat-hemat.  Apalagi konsumsi BBM di dalam negeri gila-gilaan, karena banyaknya kendaraan bermotor. Kenapa banyak kendaraan bermotor? Karena kalau menggunakan kendaraan umum nggak nyaman! Kenapa nggak nyaman? Kebijakan pemerintahnya yang nggak jelas. Negera ini seperti nggak punya presiden.

Itupun kalau harga BBM non subsidi sama dengan produk import tersebut. Atau pun kalau lebih tinggi, tidak ada masalah. Tetap lebih untung. Apalagi pengelolaannya masih berantakan begitu.   Jadi, kenapa nggak beli produk import saja?

Iklan

5 responses to “Kalau dibatasi, lebih baik beli BBM import aja

  • Pulau Tidung

    Aduh, yang paling sulit itu nelayan mas, sekali melaut satu bulan di lautan dan pastinya butuh stok BBM untuk satu bulan selama di lautan, kalau di jatah hanya untuk satu minggu saja, itu cuma cukup untuk perjalanan pulang pergi tidak cukup untuk kebutuhan operasional selama sebulan di lautan.

  • uyayan

    ribet kalau sudah bicara urusan batas membatasi hehe..

    “Negera ini seperti nggak punya presiden.” saya setuju gan…

    • harjo

      Regulasi yang tidak jelas, justru akan mudah dimanfaatkan untuk melakukan penyelewengan-penyelewengan. Kemarin saya lihat di POm Bensin, orang isi BBM, 200 rb isi Premium, 50 rb isi pertamax, dan laporan ke Bos (mungkin) isi Pertamax semua. Lumayan 100 rb masuk ke kantong sendiri. 🙂

      • uyayan

        iya bener saling meng-kadal-i hehe…

        repot jadinya kalau korupsi sudah mendarah daging..

        ada peluang di situlah permainan di mulai…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: