Akhirnya, target pun meleset …

Target pekerjaan yang seharusnya selesai 30 April 2012 lalu, akhirnya meleset hingga 15 Mei 2012, itu pun  dengan jumlah di bawah target yang seharusnya. Terpaksa, harus merevisi kontrak  😦  untung bisa direvisi, kalau nggak?? Bisa kacau!

Banyak faktor yang harus dibenahi.  Jika sebelumnya, saya tidak terlalu ketat terhadap staf. Sekarang mau tidak mau memang harus mulai di atur, padahal sebelumnya  mau masuk jam berapa, dan pulang jam berapa bebas, yang penting target tercapai. Bukankah itu aturan yang enak? Setiap Sabtu pun libur, yang penting target perminggu tercapai.  Kalau tidak tercapai, silahkan masuk di hari Sabtu.

Nyatanya, Sabtu tetap libur, walaupun jumlah target tidak tercapai.  Cuti bersama pun diliburkan, padahal  hutang pekerjaan sebelumnya sudah menumpuk.  Dengan terpaksa, mau nggak mau, sekarang harus ketat.  Menunjukkan bahwa,  rupanya kebanyakan orang  lebih suka kerjaj  dalam keadaan  underpresure …

Nampaknya untuk tahap kedua ini, saya perlu mengambil sikap tegas itu. Karena bagaimanapun saya harus bertanggungjawab untuk memenuhi target yang telah disepakati di dalam kontrak.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: