Seandainya busway diperbanyak lebih dulu

Kalau pemerintah cerdas, seharusnya benahi dulu sektor transportasinya, baru berpikir untuk menaikan BBM, itu pun kalau pemerintah memang sudah ngebet banget tidak ada cara lain selain untuk menaikan BBM.  Padahal cara lain banyak loh. Ketimbang menggunakan uang itu untuk menyogok kaum kecil dengan iming-iming bantuan langsung tunai (BLT).

Karena dampak yang paling kentara atas kenaikan ini, tentu adalah transportasi, dan berefekdomino pada sektor-sektor lainnya. Kalau saja pemerintah mau memanfaatkan jalur busway yang ada dengan optimal, maka: orang akan benar-benar malas menggunakan kendaraan sendiri.  Untuk apa bawa kendaraan sendiri, kalau BBM nya melambung tinggi begitu.

Kesadaran orang untuk menggunakan busway sebetulnya semakin meningkat, karena semakin sadar akan manfaat dan cepatnya moda transportasi ini mencapai tujuan dengan harga murah meriah. Tentu akan semakin banyak lagi yang mau naik, seandainya jumlahnya diperbanyak.

Masalahnya adalah pertama kalau naik busway, penuhnya itu loh yang minta ampun, belum lagi adanya pelecehan seksual yang seringkali kita dengar oleh penumpang pria kepada penumpang wanita, yang menggunakan kesempatan dalam kesempitan. Kedua, lamanya menunggu busway yang terkadang minta ampun.

Menurut saya, perbanyak moda transportasi busway, sehingga jalur busway yang sepi itu juga tidak termanfaatkan oleh kendaraan lain. Jangan salahkan pengendara lain, kalau mereka menyerobot.  Jika macet total di jalur umum, sementara di jalur busway kosong melompong, wajar jika orang mau tidak mau terpaksa menggunakan jalur itu.

Busway yang banyak membuat orang tidak perlu berlama-lama menunggu. Tidak perlu berempet-dempet di dalam bus karena penuh sesak yang seperti ikan sarden.  Tidak perlu lagi memikirkan transportasi yang mahal karena kenaikan BBM.


12 responses to “Seandainya busway diperbanyak lebih dulu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: