Si AA tidak lagi terbang ke Eropa

Sebetulnya, rencana backpacking tahun ini adalah Ke Eropa, tetapi kemungkinan gagal. Kenapa? Soalnya si AA tea, yang biasa jualan tiket murah itu, mulai akhir Maret akan menghentikan jalur penerbangannya ke Eropa (Inggris dan Prancis).  Saya nggak tahu, apakah ini terkait dengan krisis ekonomi di Eropa? Bisa jadi iya, sebab bukan saja si AA, Garuda pun sudah mengurangi kegiatannya ke jalur Eropa tersebut.

Padahal biasanya saya backpacking dibulan April. Ya April, karena dibulan itu hari ulang tahun pernikahan saya. Padahal negara-negara Schengen saat ini sudah sangat “wellcome”, paling nggak dibuktikan dengan semakin mudah dan cepatnya apply. Pagi daftar  siangnya langsung jadi. Ini yang diceritakan oleh beberapa teman di sebuah mili backpacker.  Luar biasa nih, yang selama ini untuk aplikasi visa ke sini, luar biasa sulitnya, bahkan perlu waktu berbulan-bulan.  Sayangnya justru beberapa maskapai yang biasa saya langganani saya malah menghentikan jalur tersebut.

Bisa jadi, Eropa sekarang sadar. Dan saat ini sudah mulai melirik pangsa pasar wisatawan dari Indonesia yang walaupun negara berkembang, tetapi potensinya luar biasa. Dalam beberapa hal Eropa kalah di bandingkan dengan Amerika, bayangkan saja ternyata  Indonesia bisa menghidupkan kembali salah satu perusahaan Boeing di Amerika Serikat, yang melibatkan 110.000 pekerja industri.  Sebuah proyek komersial terbesar sepanjang sejarah Boeing.  Padahal perusahaan tersebut rencananya sudah akan ditutup. Atas kekalahan ini, akhirnya Eropa pun gigit jari atas kalahnya Airbus.

Kembali ke rencana backpacking, jadi kemana enaknya ya? Apakah Anda hobby backpacking? Kemana tahun ini anda rencana backpacking?

 

 

Iklan

14 responses to “Si AA tidak lagi terbang ke Eropa

  • Ni Made Sri Andani

    Aku nggak pernah backpacking-an. kalau pun pergi biasanya cuma urusan kantor. He he..soalnya jarang punya uang sendiri buat liburan ..Tapi saya selalu senang dan salut pada para backpacker.

    Sayang banget ya kalau si AA menghentikan jalurnya ke sana. Soalnya yang lain mahal-mahal banget. Sayang aku nggak bisa bantuin mikirin idea ke mana sebagai penggantinya..

  • mumu

    belum ada rencana, maunya sih ke tempat yang sunyi. dimana?

  • budiastawa

    Pengen sih jadi backpacker, tapi kerjaan nggak bisa ditinggalin. Mungkin nanti pensiun baru bisa jadi backpacker, mas. Ke Bali udah bosen ya mas?

    • harjo

      Coba Bli … pasti ketagihan … 🙂
      Cutilah … saya aja berkesempatannya cuma 1 tahun sekali.
      Jangan kerja mulu, sehingga melupakan untuk menikmati hidup 😀
      Iya, bosen Bli, bingung mau kemana lagi setelah sampe di Bali.

  • Evi

    Mumpung Eropa sudah lebih ramah terhadap pendatang dari Indonesia, tetap kesana saja Mas Har..Cari penerbangan murah lainnya. Ntar kalau ekonomi mereka bangkit lagi kita disombongin lagi hehehe..

  • ded

    Tadinya saya berpikir maksudnya Mas harjo si “AA” itu siapa. Eeeh akhirnya ngerti juga ternyata si “AA” itu siapa…he3
    Tapi Mas saya agak kecewa untuk penerbangan si AA untuk penerbangan domestik (Indonesia).
    Baru saja sebulan yang lalu saya hampir saja meng-Shoot penerbangan ke suatu daerah bersama keluarga, he…. tau-taunya biaya yang tertulis belum termasuk Pajak + Administrasi (lain) + Bagasi + makan dipesawat (kalau mau)…..
    Akhirnya kesal saya batalin saja Mas….

  • Ely Meyer

    si AA apaan sih *nggak ngerti *

    • harjo

      Hehehe .. Air Asi* Mbak Ely …
      Oh ya saya jadi inget tentang Meyer yang menemukan mutasi virus Lamda di publikasikan hari ini di Science … kenal gk? 🙂

  • Ely Meyer

    nggak kenal aku Har

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: