Gagal, berarung jeram di Sungai Cicatih

Rencananya, libur kemarin (23/1) saya dan teman-teman bermaksud akan berarung jeram di Sungai Citatih.  Sayangnya gagal,  karena beberapa temen nggak punya nyali.  Emangnya gue punya nyali?🙂  yang pasti saya sudah bisa membuktikan kesediaannya untuk ikut.

Mereka takut, karena saat ini sedang musim penghujan. Padahal olahraga air ini  sebetulnya justru lebih mengasyikan dilakukan disaat  musim penghujan.  Untuk melakukannya pun tidak dibutuhkan keahlian khusus, professional maupun berpengalaman. Yang pemula pun dipastikan bisa berarung jeram.

Sungai Citatih adalah lokasi yang rencananya akan dituju,  lokasinya di Sukabumi dan ini tidak terlalu jauh dari Jakarta. Di sana ada beberapa provider yang bisa memandu untuk olah raga ini, tentu dengan santai, dan menyenangkan. Kita hanya membawa badan saja, sebab seluruh perlengkapan akan disediakan oleh provider.

Selain menguji adrenalin, olahraga ini sekaligus menghilangkan  kepenatan akibat rutinitas pekerjaan. Bayangkan jika selama di kantor cenderung diam, sok jaga imej, jaim, dan ketika di sini berteriak-teriak. Kan, lucu jadinya.

Tapi ya, sudahlah mungkin lain waktu akan kita jadwalkan kembali.

Sebagai catatan, sebetulnya ada beberapa tempat berarung jeram lainnya  di Indonesia, yang saya kutip dari milis National  Geographic, di antaranya:

Sungai Alas, Aceh Selatan.  Untuk mengarungi sungai ini dimulai dari Muarasitulan, sampai ke Gelombang atau bisa lebih jauh lagi, dari Angusan.

Sungai Asahan, Sumatera Utara. Sungai ini memiliki kecepatn arus sampai 20 meter kubik per detik, masuk dalam grade 4- sampai 5+,  sehingga sungai ini sering dijadikan tempat pertandingan arung jeram tingkat internasional maupun nasional.

Sungai Batang Tarusan, Sumatera Barat. Debit air di sungai ini cenderung stabil walaupun di musim kemarau, namun di musim hujan,  tingkat kesulitan mencapai grade 4+. Untuk mengarungi sungai ini bisa dimulai dari Desa Taratak

Sungai Manau, Jambi. Mengarungi sungai di sini cukup menarik, dengan disuguhi pemandangan yang menarik, rutenya yang terjal, dan berbelok, dan menembus berupa perbukitan dan lembah.

Sungai Manna, Sumatera Selatan. Sungai ini membagi dua provinsi, yaitu Provinsi Bengkulu dan  Sumatera Selatan. Untuk mengarungi sungai ini bisa dimulai dari Desa Tanjung Sakti di Bukit Barisan.

Sungai Citarik, Jawa Barat. Sungai ini terletak di Taman Nasional Gunung Halimun. Cocok untuk pemula hingga profesional. Rute terpendek bisa ditempuh dengan pengarungan selama hanya satu jam.

Sungai Serayu, Jawa Tengah. Sungai ini berada di Wonosobo. Untuk mengarungi sungai ini bisa dimulai dari jembatan di Desa Belimbing, Desa Tunggoro di Kabupaten Wonosobo, dan Desa Prigi di Kabupaten Banjarnegara.

Sungai Ayung, Bali. Sungai Ayung adalah tempat favorite untuk beraung jeram di Bali. Rute sejauh 12 kilometer dapat ditempuh selama 2 jam.

Sungai Nimanga, Sulawesi Utara.  Di sungai ini  terdapat dua air terjun yang ketinggiannya masing-masing 70 meter dan 90 meter. Hal yang menarik beraung jeram di sini adalah Anda bisa melihat satwa langka seperti Tarsius dan aneka jenis burung.

Sungai Sa’dan, Sulawesi Selatan. Sungai ini terletak di Tana Toraja dan memiliki panjang 182 kilometer. Butuh waktu dua hari untuk mengarungi seluruh sungai ini. Kita dapat menginap di tengah perjalanan di rumah panggung yang disebut dengan Lantang.

Semoga lain waktu, kita harus jadi.


8 responses to “Gagal, berarung jeram di Sungai Cicatih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: