Dari Kuta ke Senggigi

Setelah 5 jam perjalanan dengan kapal ferry, akhirnya sampai juga di Lombok. Mobilnya? Saya titip di pelabuhan Padang Bay yang cuma bayar Rp 6.000 per malam.  Perhitungan saya, nggak efisien kalau bawa-bawa mobil segala. Hanya saja memang agak ribet sedikit. Apalagi kalau sudah kehabisan kendaraan umum.  Beberapa tahun lalu, saya pernah dua kali  membawa mobil hingga ke Lombok. Hanya saja, untuk yang terakhir itu ada pengalaman yang kurang menyenangkan. Sementara membawa mobil ada gempa, sehingga di dalam mobil seperti membentuk angka delapan. Nggak kebayang kalau kendaraan saat itu berada di pinggir jurang di sekitar Senggigi? Bisa-bisa ke lempar ke laut.   😦

Ssaat ini, ternyata sudah tidak ada lagi kendaraan angkot dari Lembar ke terminal Mandalika. Atau bisa jadi di area pelabuhan itu sudah dimonopoli oleh para pemilik kendaraan omprengan. Jadilah saya membayar 100 ribu untuk sampai di Senggigi yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Lembar ke lokasi tersebut. Senggigi sebetulnya bukan tujuan, hanya karena tidak ada lagi boat yang menuju ke sana, terpaksa mampir dulu di Senggigi. Dan menginap di hotel yang murah meriah, Hotel Erlen”.

Suasana di Senggigi memang tidak sehingar bingar di Kuta Bali, dan kebanyakan pengunjung adalah turis mancanegara. Beberapa live music dari restoran atau cafe memang terdengar hingga kejalan raya yang saya lalui.

Iklan

6 responses to “Dari Kuta ke Senggigi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: