Tertawalah, untuk mengurangi kadar glukosa dalam darah

Karena faktor “U”, nampaknya sekarang perlu berpikir untuk menata ulang pola hidup, soal kebiasaan makan, dan rutinitas kegiatan lainnya.  Ada persepsi yang menurut saya, untuk saat ini salah, paling tidak menurut saya sendiri, entah menurut orang lain?. Jika sebelumnya saya berusaha untuk tidak menonton TV, maklum, waktu bisa habis berjam-jam kalau sudah nongkrong di depan TV, apalagi acaranya si Sule dengan OVJnya. Berapa banyak waktu yang dibuang percuma?  Tiap hari lagi!  Banyak hal yang seharusnya bisa dikerjakan malam itu.  Pulang kerja, waktu tersita hanya untuk nonton acara seperti itu.  Selesai nonton, ngantuk, dan tidur.  Kalau setiap hari seperti itu, dan anak-anak pun ikut-ikut pula, wah …  sangat tidak produktif.

Tetapi  pandangan ini harus segera saya rubah, kenapa?

Sebuah penelitian yang sebetulnya sudah lama dilakukan dan dipublikasikan (tetapi saya baru baca) oleh Kazuo  Murakami dalam bukunya, “The Divine Message DNA” nampakknya perlu dipertimbangkan untuk menjadi referensi dalam menjaga kesehatan.  Menurutnya bahwa tertawa dapat mempengaruhi kadar glukosa dalam darah pada penderita diabetes.  Metode penelitian yang dilakukan oleh dia  adalah seperti ini.  Ada dua kelompok subyek tes. Kelompok pertama diajak untuk mendengarkan kuliah, yang mungkin membosankan dan tidak menarik. Kelompok kedua, diajak untuk menonton pertunjukan komedi. Setelah itu, kedua kelompok ini dihidangkan makanan dan setelah itu diukur kadar glukosanya.

Pada kelompok pertama, yang mengkuti kuliah sambil mengernyitkan dahi itu mengalami peningkatan kadar glukosa menjadi 123 mg/dl. Kelompok kedua, hanya 77 mg/dl.  Percobaan ini diulangi hingga beberapa kali, ternyata hasilnya tetap sama. Kesimpulannya,  tertawa berpengaruh terhadap kadar glokosa di dalam darah.

Menurut Murakamai, bahwa hal ini terjadi karrena terhambatnya enzim Adnylyl Cyciase yang berperan dalam peningkatan glukosa. Hasil penelitian inilah yang kemudian di publikasikan melalui jurnal Psychotherapy and Psychosomatic pada tahun 2006 yang lalu.

Apakah saya penderita diabetes? Tidak! Walaupun keturunan berpenyakit diabetes saya tidak mau berpikir bahwa saya akan mengalami juga. Tahun depan OVJ akan saya tonton lagi.  😀

 

*Sedang nungguin istri di depan kantor TransJakarta


4 responses to “Tertawalah, untuk mengurangi kadar glukosa dalam darah

  • Ely Meyer

    wow .. kalau ada bukti spt ini jadi pengen nambah tertawa terus😀

    kami biasa tertawa setiap hari Har, ada ada saja yg bikin tertawa, jadi ndak harus selalu nonton acara komedi di TV, tapi memang nggak bisa dipungkiri sih acara komedi menjadi salah satu alat agar manusia bisa gampang tertawa apalagi menjelang malam thn baru spt ini byk acara komedi

    aku blom pernah nonton OVJ , hrs ke you tube nih🙂
    memang kalian berdua nonton langsung di studio ya ?

  • Ni Made Sri Andani

    ooh.. untunglah aku suka tertawa ha ha. Minimal porsi tertawa dan tersenyum setiap harinya lebih banyak ketimbang cemberutnya he he
    Semoga kita semua lebih sehat dengan banyak tertawa dan tersenyum ya Mas Harjo..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: