Camping di Kampung Air, Katulampa

Sambungan dari tulisan sebelumnya.

Saya tahu, untuk mengurus sekian banyak orang, apalagi soal penginapan … pasti ribet, makanya saya bawa tenda sendiri, lebih nyaman. Apalagi saya kalau tidur suka ngorok, pastinya orang-orang akan terganggu.   Sekaligus saya juga  mau tahu perkembangan anak-anak  saya melalui camping ini. Di rumah, anak-anak  maunya kalau mandi selalu pakai air panas, di sini?  Nah loh…   Di rumah, semuanya selalu di sediakan, di sini? Nah loh … jadi harus belajar beradaptasi.

Kalau tidak mau beradaptasi, maka kera akan tetap menjadi kera …  :-)   begitu kata Teori Evolusi.  Jadi, harus lakukan perubahan!

Di sinilah, terlihat, kemandirian, kedewasaan, daya juang, keberanian, kerjasama, belajar adaptasi dengan lingkungan,  kemampuan menghadapi masalah akan terlihat.  Dan hasilnya adalah nol besar, si sulung kabur ke villa,  ternyata anak-anak saya masih sangat manja, tidak mau susah, tidak mau bekerjasama, masih tetep males. Tetapi tidak apa-apa, ini adalah pembelajaran,  kalau tidak ada acara ini, tentu saya tidak akan pernah tahu, kalau anak-anak saya seperti itu. Berarti harus sering-sering camping nih …


8 responses to “Camping di Kampung Air, Katulampa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: