Tinggal 29 hari lagi

Sejak siang tadi saya mulai berpikir, mengevaluasi diri, apa yang sudah saya kerjakan di tahun 2011 yang tersisa tinggal 29 hari lagi. Sejauh ini, apa yang saya kerjakan ternyata  masih berjalan di tempat. Belum ada perubahan signifikan, sementara usia semakin bertambah.  Berharap tidak bertambah tua, semakin kuno, semakin butut. Melainkan seperti software, semakin bertambah umur, semakin merilis versi-versi baru, kaya fiture, tambah bagus, tambah keren, seperti  kata pak Armein, seorang dosen di Bandung.

Soal ibadah. Tahun lalu, saya berupaya dalam tahun 2011 ini bisa beribadah 3 kali seminggu, ternyata masih belum bisa.  Sementara ini hanya  baru dua kali saja, Minggu dan Selasa. Padahal ibadah 3 kali seminggu adalah ibadah wajib yang seharusnya bisa dilakukan. Kendalanya adalah masalah pekerjaan di kantor dan jarak antara tempat bekerja dengan gereja. Jadi, butuh pergumulan, selain itu juga masalah pekerjaan.  Padahal seharusnya bekerja adalah  untuk dapat beribadah, bukan beribadah untuk bekerja, seperti kata Pendeta Harry dalam kotbahnya beberapa minggu yang lalu. Semoga sisa waktu yang tersedia di tahun ini masih ada kesempatan untuk mengejar, dan tahun mendatang bisa beribadah 3 kali seminggu.

Soal pekerjaan. Seharusnya sudah menjadi seorang enterpreneur, yang tidak lagi tergantung pada salary setiap bulan,  nampaknya masih belum. Meskipun begitu, langkah-langkah ke depan sepertinya semakin terbuka lebar. Meskipun proyek yang berhasil dikerjakan justru hanya  terjadi di penghujung tahun.  Penyebabnya karena terlalu fokus pada rencana pengurusan tanah di Sentul, yang ternyata banyak menemui masalah.  Sejak semula memang saya tidak terlalu berharap, jika saja tidak ada permintaan. Tetapi saat ini benar-benar sudah saya lupakan. Berharaplah pada Tuhan, bukan warisan!!!   Sisa waktu 29 hari ini, saya akan mencoba mem-followup kembali atas proposal yang pernah saya ajukan untuk kerjasama  mendirikan sebuah usaha. Jika tidak, maka tahun 2012, saya harus sudah menentukan sikap untuk  berjalan sendiri, tidak lagi bergantung pada siapapun.

Soal Keluarga.  Selama ini kurang memberi perhatian kepada keluarga.  Perlu belajar, menikmati hari-hari  yang Tuhan berikan, setiap detik, setiap waktu.    Selama ini selalu ingin cepat, terburu-buru, stres karena pekerjaan, kurang banyak mendengar, sehingga banyak hal yang saya lewati. Tidak lagi bisa mengucap syukur atas setiap nafas yang Tuhan berikan. Padahal Tuhan adalah pembebas, DIA yang membebaskan Israel ketika hidup dalam perhambaan di Tanah Mesir melalui Musa. Dia mau membebaskan dari Firaun akibat  tekanan pekerjaan  menuju tempat yang DIA janjikan.

Soal Backpacking. Jika tahun ini atas Kemurahan-Nya saya bisa berlibur ke Australia:  Melbourne, Sydney, Goldcoast, dan Brisbane. Semoga tahun 2012  saya bisa ke Israel atau Eropa.  Mengapa penting soal backpacking ini? Maunya sih bawa koper, bukan tas rangsel. Justru saat bawa ransel inilah adalah hari kemerdekaan, hari pembebasan diri dari rutinitas pekerjaan, menikmati ciptaan Ilahi di bagian dunia lain.

Resolusi adalah doa, semoga Allah membaca postingan ini, dan  mengabulkan. Amin!

 


2 responses to “Tinggal 29 hari lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: