Kode Gen Orangutan Berhasil Dipecahkan

Untuk pertama kalinya kode genetika orang utan berhasil dipecahkan oleh para ilmuwan, sebagaimana yang dilansir dalam The Journal Nature yang terbit minggu lalu (27/1).  Para ilmuwan yang dipimpin Washington University School of Medicine itu mengambil sample DNA yang berasal lima ekor  Orang Utan Sumatra (Pongo abelii) dan lima ekor Orang Utan  Kalimantan (Pongo pygmaeus).

Orangutan di Penangkaran, Taman Safari, 13/7/08


Kesimpulan dari penelitian tersebut,  bahwa 97 persen DNA  orang utan mirip dengan manusia.  Kedekatan ini hanya terpaut 2 persen antara kemiripan Simpanse dengan Manusia.

Orangutan Sumatera (Pongo abelii), di Bohorok, Taman Nasional Gunung Leuseur, 21/06/07

Orang utan merupakan salah satu kera besar yang hidup di pohon, di mana saat ini jumlahnya sekitar 50 ribu ekor di  Kalimantan sedangkan di Sumatera sekitar 7000 ekor. Jumlah tersebut terus menyusut  dari tahun ketahun akibat rusaknya habitat mereka, akibat pemanfaatan hutan yang tidak terkendali.

Usia hidup mereka di habitat aslinya adalah 45 tahun, sedangkan di penangakaran bisa mencapai 55 tahun. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat membantu upaya-upaya perlindungan terhadap hewan yang sudah sangat langka ini berdasarkan genetik.

Keterangan:  foto pertama di atas adalah orang utan yang berada di penangkaran Taman Safari, sedangkan foto kedua adalah Orangutan di habitat alaminya, di Bukit Lawang, Taman Nasional Gunung Leuser.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: