Penciuman, Pemandu Merpati pulang

Ternyata burung merpati, mengandalkan penciumannya untuk dapat pulang ke kandang mereka kembali. Hal ini didasarkan atas penelitian Anna Gagliardo dari University of Pisa, Italia,  yang baru saja di publikasikan pada Journal of  Experimental Biology.  Pada penelitian tersebut peneliti menyumbat salah satu hidung merpati kemudian di lepas hingga 40 km di luar kota Pisa, yang kemudian diikuti menggunakan GPS.

Hasil penelitian menunjukan bahwa: merpati yang hidungnya disumbat di sebelah kanan, jalur penerbangannya ternyata lebih berliku-liku, lebih panjang  dan sering berhenti dibandingkan burung yang disumbat di sebelah kiri.  Melalui penciuman tersebut merpati akan merekonstruksi peta yang akan memandu mereka pulang.

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: