Pangandaran

Pangandaran, 2 Jan 2011

Sejak pasca Tsunami beberapa tahun yang lalu, baru kali ini saya mengunjungi kembali Pangandaran. Hal yang menarik di sini, dibandingkan dengan pantai lainnya, adalah teduh. Khususnya di pasir putihnya. Karena dipinggir pantai banyak ditumbuhi tanaman-tanaman besar yang tajuknya sangat rimbun. Tidak seperti pantai lainnya yang sangat terbuka, sehingga panas luar biasa. Ini akan menjadi masalah bagi orang yang takut gosong. Apalagi cuma sekedar nemanin anak-anak yang mau berenang.

 

Bersepeda di Pangandaran
Selain bermain ombak di pantai, di sini juga tersedia sewaan sepeda, yang bisa dinaiki oleh beberapa orang sekaligus. Sewa sepeda perjam adalah Rp 10.000,-  Hanya saja, Pangandaran memang terlalu ramai, barangkali sedang liburan tahun baru? sehingga untuk bersepeda menjadi tidak begitu leluasa.

Malamnya, bisa bermain-main di pantai di depan hotel, sambil minum air kelapa.

Pagi harinya, tidak perlu mandi, bangun tidur langsung cabut ke pasir putih. Untuk menuju pasir putih ada 2 cara, yaitu dengan menggunakan perahu, di mana harga tiket perorangnya adalah Rp 10.000,-. Bisa juga langsung menembus hutan dengan membayar tiket masuk Rp 7.000,- berikut asuransi. Nah saya, lebih memilih jalan kaki dengan menembus hutan dan muara sungai.

Setelah melewati muara sungai, akhirnya kami tiba di atas gua Jepang.

Narsis

Bermain ombak di pasir putih adalah kesukaan anak-anak.  Saya sendiri malah tertidur di atas sebuah batang pohon di pinggir pantai.

Inilah hotel yang kami inapi selama di Pangandaran. Ada kolam renangnya, air hangat, sarapan. Rate nya menurut cukup mahal, Rp 675.000,- .

Sayangnya Pangandaran ternyata tidak lebih baik kondisinya dari sebelum tsunami. Kondisinya seperti pasar, sangat ramai, kotor  dan tidak teratur. Walaupun begitu, di bagian pantai barat, nampaknya sekarang terlihat lebih bagus, ada beberapa sarana permainan yang saat ini sudah tersedia.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: