Buku Wallace

Sebagai orang yang hobinya jalan, penikmati keindahan alam, kayanya harus kenal dengan orang yang namanya Alfred Russel Wallace ini. Seorang ahli Biologi dari Britania Raya, yang pernah menjelajahi Amazon, Singapur, Malaysia, dan Indonesia.

Koq tiba-tiba bicara soal Wallace? Ya, kebetulan kemarin ketika ke toko buku, saya menemukan sebuah buku, berjudul: Borneo, Celebes, Aru, edisi Bahasa Indonesia yang baru saja diterbitkan, April 2010.

Buku ini sebetulnya merupakan bagian dari The Malay Archipelago, karya Alfred Russel Wallace (1823-1913) yang termasyur itu. Menurut saya, perjalanan Wallace ini sangat mengasyikan, keluar masuk hutan, untuk melakukan riset dan mengumpulkan specimen-spesimen dari berbagai macam satwa, termasuk serangga dan kupu-kupu yang paling disukainya.

Catatan catatan perjalanannya itu kemudian dikirimkannya ke Darwin yang dikenal dengan Letter from Ternate yang disertai makalah On the Tendency of Varieties to Depart Indefinitelty from the Original Type. Makalah itu berisi gagasan pemikiran Wallace mengenai proses seleksi alam, di mana spesies yang mampu bertahan disebut sebagai hasil survival of the fittest.

Sampai sejauh ini, apa yang dikemukakan oleh Wallace tidak ada yang salah. Persoalannya akan menjadi lain, ketika Darwin mengadopsi gagasan Wallace tersebut yang kemudian dijadikan sebagai penunjang teori evolusi pada tahun 1859 melalui bukunya The Origin of Species.

Dari sini bisa dimengerti, mengapa Darwin lebih popular ketimbang Wallace. Meskipun demikian oleh pendukung teori Evolusi, Wallace tetaplah dianggap sebagai Bapak Biogeografi Evolusi, suatu kajian yang menjelaskan mengapa suatu hewan menempati suatu kawasan tertentu. Selain itu Wallace juga oleh kalangan evolusionis tetap diakui sebagai seorang penemu teori seleksi alam, yang banyak memberikan kontribusi dalam membangun teori evolusi.

Beberapa hal menarik, pengamatan Wallace, adalah di Jawa memiliki banyak jenis burung dan serangga yang ternyata tidak pernah melintasi Sumatera, meskipun kedua pulau ini hanya di pisahkan oleh selat yang tidak begitu jauh. Hal ini menurut Wallace menunjukkan bahwa Jawa lebih awal terpisah dari benua, diikuti Kalimantan, dan terakhir adalah Sumatra.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: