Dasar wong ndeso!

Dasar wong ndeso,  beberapa waktu yang lalu (3/12), ketika saya mengikuti sebuah undangan EMCT2 Enablement Training di PT EMC Information Systems, Menara Standart Chartered 18th Floor, Jl. Prof. Dr. Satrio No 164 Jakarta. Sempat bingung, nih gedung gimana modelnya sih? Mau ke lantai 18 koq tidak ada pilihannya,  pilihannya hanya sampai lantai G. 😀

Sesudah sampai lantai G, ternyata harus keluar lagi untuk mengambil kartu masuk (card dengan magnetic stripe) menukarkan dengan tanda pengenal (KTP). Di pintu luar, ternyata dihadang oleh palang melintang, yang tidak bisa kita lewati. Rupanya untuk membuka palang tersebut, kita harus menggesekan card tersebut di card reader yang ada di depan mesin tersebut. Baru dech … , pintu tersebut terbuka. Secara orang IT, ini hal yang sangat memalukan.

Ketika saya masuk lift, ternyata lift yang saya gunakan tidak mencapai lantai 18 😀 akhirnya turun lagi, kemudian menggunakan lift yang lain.

Di lift yang saya naiki ketika memencet tombol 18 ternyata tidak bisa, lampunya tetap mati. Rupanya untuk masuk ke lantai tersebut, kembali harus menggesekan card magnetic tersebut ke scanner yang ada di bawah tombol. Setelah dibaca, baru dech bisa memencet tombol lantai 18.

Ternyata cukup ruwet, tetapi saya pikir system pengamanan yang cukup bagus. Dan seharusnya tidak akan ada orang yang berani iseng bawa-bawa bom  apalagi mau menyandra di tempat beginian  😀

Sangat aman, ketika masuk gedung saja, mobil  sudah digeledah. Di tempat parkir kembali di foto termasuk mobilnya juga sambil ambil tiket parkir. Dan saya sempatkan juga nyengir di depan camera hi hi hi …

Ya, walaupun lama bekerja di Jakarta, ternyata untuk masuk ke gedung-gedung modern di daerah tersebut, harus banyak tanya. Terbukti orang yang tersesat seperti saya, banyak juga jumlahnya.


2 responses to “Dasar wong ndeso!

  • Ikkyu_san

    Nah saya pulang kampungnya ke Jakarta tuh….
    kotanya dimana ya?

    jadi saya juga orang kampung (an) dong
    EM

  • kweklina

    ya…tak bisa kerana tidak tahu…sekarang sudah bisa kan?

    Cuekin aja..orang juga pernah ngak tahu…menurut saya bisa karena biasa.

    Untungnya diIndonesia,kalau diTaiwan…ngak bisa baca tulisannya…malah cengar cengir ya hehehehe…tunggu dan lihat orang lain bagaimana menggunakannya…tapi jangan nampak ngak bisa,ntar malah dikira satpam mau ngapain…berdiri disitu😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: