Jalan kaki ke La Piaza

Sudah beberapa minggu ini saya tidak menggunakan kendaraan ke kantor, alias naik angkot. Saya memang harus kembali ke kebiasaan lama. Pengalaman ke Ujung Kulon beberapa waktu lalu merupakan pelajaran berharga bagi saya. Karena baru kali itu menyadari ternyata untuk berdiri di atas bis saja sulitnya bukan main. Padahal dulu tidak seperti itu. Apakah karena bertambahnya umur? Bisa jadi iya he he he … tetapi saya berpikir ini hanya karena faktor kebiasaan saja. Orang yang biasa naik kendaraan pun, ketika harus dibonceng dengan motor, ngerinya bukan main, padahal kecepatannya cuma 40 km/jam. Lagi-lagi ini karena kebiasaan.

Merubah kekebiasaan lama, memang butuh waktu yang cukup, kurang lebih satu bulan lebih. Dan sekarang perubahan itu terasa kembali. Saat ini saya sudah cukup nyaman untuk berdiri di mikrolet, tanpa ada gemetaran dan gugup lagi. Pulang kantor beberapa waktu yang lalu, sengaja jalan kaki ke La Piaza.  Rupanya jalan kearah Kelapa Gading saat ini cukup nyaman, tidak ada yang namanya pedagang kaki lima yang mengambil jatah pejalan kaki. Jalan cukup luas, hanya perlu waktu 45 menit dari kantor ke lokasi ini.

Apa kurang kerjaan jalan kaki? Enggak juga, sebab rencananya bulan Agustus mendatang akan naik Gunung Gede-Pangrango. Jadi hitung-hitung latihan lah …


16 responses to “Jalan kaki ke La Piaza

  • noonathome

    Hehe…. welcome to the club kalo soal merubah kebiasaan lama kembali ke kendaraan umum. Emang yang gak nahanin efek tumplek jadi satu dalam bis. Jalan kaki, itung2 selain buat latihan, gak nambahin polusi (biar sedikit), dan ngirit ongkos deh….

    Memang banyak risiko naik kendaraan umum sih. Dan yang paling saya waspadai adalah copetnya itu lho … he he he…

  • langitjiwa

    hati2,mas. jalan terjal dan licin kalau naik gunung.
    doaku sampai puncaknya.

    salamku.

  • abiehakim

    Wah..setuju pak, katanya ala bisa karena biasa. Apalagi bagi rakyat miskin yang harus membiasakan dengan “kesulitan” spt saat ini, kalau mereka ditanya :..”apa bapak gak repot ngantri minyak tanah?” pasti jawabnya :..”dah biasa pak”. SAlam kenal pak.

    Iya Pak, saya lagi mencoba untuk membiasakan diri aja … berusaha, membebaskan diri dari keterikatan pada apapaun…

  • ubadbmarko

    wah blognya pendaki nih, salam kenal aja.

    Jangan begitu mas, baru kali ini aja mau naik gunung he he he… sebelumnya gk pernah … makanya mau mulai dari gunung ini.

  • realylife

    kapan ya , bisa jalan kaki lagi ….
    dah lama ngga jalan2 by foot

  • nenyok

    Salam
    ah saya paling suka jalan kaki, pokonya kalau masih bisa ditempuh dengan jalan, saya jarang naik angkot2an seeh.. sumpah deh sehat kok ke badan🙂

    Setuju Mbak.

  • det

    waw… seru tuh naik gunung, tapi kayaknya cuaca lagi dingin banget nie, di surabaya aja yang biasanya malam panas banget ini kalo gak pake selimut tebel masih menggigil lho..

    gimana kalo di gunung, bisa beku:mrgreen:

    btw, salam kenal bro

    Surabaya dingin? Wah ada apa ya? …

  • nh18

    HHHmmm …
    naik gunung nih …
    Aaahhh gak kebayang aku …
    jalan dari ruang tamu ke dapur aja aku sudah ngos-ngosan …(hiperbolic mode on …)

    hehehe
    Hai mas

    Iya mas, kaya orang kurang kerjaan ya … he he he…

  • Rita

    Jalan kaki bisa buat badan brasa sehat dan segar.
    Bener mas harus latian jalan dan pernafasan, biar gak kayak teman, gak biasa jalan kaki, ikutan mendaki gunung taunya pingsan karena kecapean😀

    Iya mumpung belum terlalu tua tua amat … he he he…

  • Oemar Bakrie

    Salut ! jalan kaki di Jakarta ? Kalo saya baru keluar gedung nunggu taksi sudah basah kuyup keringetan …

    Oleh2 cerita naik gunung-nya ditunggu ya …

    Itu karena kebiasaan juga Pak … saya juga gitu, biasa di dalam gedung dengan ruangan ber AC, jika jam 12 an keluar, wah … luar biasa panasnya tuh … kagak nahan banget.
    Perasaan jadi enggak pararuguh … he he he…

  • trijokobs

    asyik neh naik gunung..
    nitip edelweis ya mas
    (bener g namanya itu.. ..?)

    Mau ikut?

  • error2succes

    mas saya relawan TReNDI, nitip blog kami ya… siapa tahu mau ikutan kampanye dan bergabung dengan arus besar POLITIK PERBAIKAN dalam PERBAIKAN POLITIK menuju politik mensejahterakan masyarakat.

    http://trendibandung.wordpress.com

  • yakhanu

    mas kalo dulu saya pendaki
    tapi sejak kecelakan setahun yang lalu saya gak bisa panjat gunung lagi…

    semoga sukses

  • rudyhilkya

    enak juga … berangkat kerja cuma jalan kaki😀

    terima kasih udah ngasi komentar di nasi goreng daun bawang😀

  • uwiuw

    wah bagus tuh break the habit…katanya butuh keberanian yg luar biasa bagi seseorang untuk keluar dar zona ama kebiasaannya untuk menempuh jalan yg berbeda dari sebelumsebelumnya…tapi itu juga katanya, kalau kamu mau percaya🙂

  • Iklan Baris

    Nggak apa-apa.. Jangan diremehin lho, jalan kaki tuh olahraga tanpa biaya, tapi manfaatnya sungguh sangat luar biasa untuk kesehatan kita. Harus mulai dibiasakan untuk dilakukan jika merasa sayang dengan kesehatan tubuh kita. Jangan sampai kita terjebak dengan rutinitas kita sehari-hari tanpa menyempatkan diri untuk berolahraga, sekalipun itu hanya berjalan kaki. Hidup sehat, lawan penyakit..!!
    Iklan Gratis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: