Uluwatu

Uluwatu adalah nama sebuah pura tua, yang terletak di atas tebing karang yang menjorok ke lautan lepas. Sementara dinding tebing karangnya sendiri hampir tegak lurus ke laut di bawahnya. Lokasinya berada di ujung “sepatu” pulau Bali, tepatnya yaitu di desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan. Berjarak kurang lebih

Menurut informasi bahwa, pura ini merupakan salah satu dari tujuh pura tua yang menjadi pilar agama Hindu di Bali yang merupakan warisan dari Empu Kuturan dan Sang Hyang Dwijendra pada abad ke XI dan XV. Di kawasan ini juga hidup seratusan monyet-monyet yang usil. Ketika kami memasuki kawasan tersebut, penjaga kawasan wisata sudah memperingatkan agar menjaga barang-barang bawaan terhadap topi, kamera, tas, dan kacamata, karena monyet-monyet di sana suka main rampas dan membuangnya begitu saja.

Untuk memasuki area ini, pengunjung diwajibkan menggunakan sehelai kain ungu dan selendang kuning dengan menyewanya di pintu masuk, sebesar Rp 3.000,- (sudah termasuk tiket masuk). Area parkir sangat luas, dan banyak kios-kios penjual cindra mata, makanan dan minuman. Sungguh tempat yang menarik.

Iklan

One response to “Uluwatu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: