Legenda batu gantung di Danau Toba

Batu gantung di Danau Toba

Rencana-nya berangkat dari Medan Walk pukul 02.00 dini hari, langsung ke Danau Toba. Tetapi mendadak dibatalkan, akhirnya berangkat keesokan hari nya. Start dari Jalan Bilal pukul 10.30 dan tiba di Danau Toba sekitar pukul 15.00 wib. Sebetulnya sudah kesorean, tetapi tidak apa-apa, saya pikir akan menginap di Danau Toba, baru keesokannya kembali ke Medan. Karcis masuk, cukup murah hanya seribu rupiah perorang. Untuk menuju lokasi Batu Gantung, dapat dicapai dengan menggunakan motor boat dengan biaya Rp 300.000,- antar jemput, hingga Tomok, di Pulau Samosir.

Menurut cerita rakyat setempat, bahwa Batu Gantung tersebut adalah konon penjelmaan dari seorang putri yang dipaksa kawin, tetapi ditolak dan karena itu memutuskan melompat ke danau untuk bunuh diri, lantas tersangkut di pepohonan dan jadilah ia menjadi batu yang tergantung bersama anjingnya. Tentu sebuah cerita yang tidak bisa dipercaya, tetapi paling tidak saya berusaha untuk menghargai legenda rakyat setempat. Dan lokasinya sendiri memang cukup menarik, untuk dikunjungi.


3 responses to “Legenda batu gantung di Danau Toba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: