Sepertinya, perlu juga dunia perblogan di atur, sebagaimana aturan yang dibuat oleh Dewan Pers, di sini. Walaupun yang dimaksud blog di situ adalah terkait dengan pengelola media siber, apakah blog pribadi juga termasuk yang diikat dalam aturan tersebut?
Sebagaimana ruang lingkup untuk point a- tidak termasuk, tetapi jika mengacu pada point b, jelas termasuk.
Pada tulisan ini, saya ingin mennyoroti point 7, yaitu masalah hak cipta, “Media siber wajib menghormati hak cipta sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku”. Saya pikir, produk tulisan di blog juga ada sebuah karya cipta. Seyogyanyalah hal itu dihormati.
Kemarin, 9 Februari 2012, saya mendapatkan sebuah blog dengan seenaknya mengcopypaste salah satu artikel dari blog saya. Apa yang saya tulis memang sedehana, hasil survey saya kecil-kecilan di sebuah pulau wisata, dan sipemilik blog itu dengan seenaknya saja melakukan hal tersebut, tanpa ijin, dan tanpa menyebutkan sumbernya pula.
Nampaknya budaya anti plagiarisme perlu dibudayakan. Makanya saya setuju juga, jika 27 Januari 2012 yang lalu Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Djoko Santoso membuat surat edaran yang mewajibkan lulusan program sarjana untuk membuat makalah yang diterbitkan pada jurnal ilmiah, yang tujuannya untuk mencegah plagiarisme. Aturan ini mulai akan diterapkan pada Agustus 2012 mendatang.
Apa susahnya sih menulis? Menurut saya gampang dan sangat menyenangkan. Menulis adalah representasi apa yang ada di dalam otak kita. Makanya sejak usia dini, kepada 2 anak saya, selalu saya ajarkan untuk selalu belajar menulis, gunakan media blog sebagai sarana pembelajaran. Dan saya sudah mengingatkan mereka untuk jangan pernah meng-copypaste karya orang lain. Itu adalah pelanggaran. Kalau memang perlu mengutip dari pendapat orang lain, silahkan kutip, tentu tidak seluruh isi tulisan bulat-bulat, dan sebutkan sumbernya.
Mari membangun budaya menulis.















Februari 11th, 2012 at 4:02 am
Sangat setuju mas, pembudayaan anti plagiarisme dimulai dari rumah tangga sebagai lembaga pendidikan utama, selamat berkarya melalui tulisan. Salam
Februari 12th, 2012 at 1:34 pm
Semoga saja masih ada waktu untuk menulis …
Walaupun cuma curhat
Februari 11th, 2012 at 4:10 am
Kesal memang, saat tulisan kita di-copas tanpa ijin. Saya juga paling benci sama plagiator, mas. Kapan hari tulisan saja juga dicopas. Setelah saya berkomentar di sana, akhirnya baru diisi kata sumber: bla bla, itupun tanpa link ke blog saya, Gila tu orang!
Saya setuju dengan Mas Harjo; Say No To Plagiarism! Untuk itulah saya memasang widget Creative Commons di blog WP.Com. Dan mendaftarkan lisensi DMCA untuk blog tentang tutorial saya.
Februari 12th, 2012 at 1:36 pm
Wah saya malah belum tahu masalah Creative Commons nya WP, nanti saya coba cek, tks sudah share …
Februari 11th, 2012 at 6:43 am
wah saya juga sudah “kena” kewajiban menulis di jurnal sebelum lulus nanti nih … waaah … tantangan berat
Masalah hak cipta, saya sepakat dan sepaham deh.
Tapi pengalaman saya (seperti ditulis diblog), justru pihak sekelas kementerian terkait yang gak mau tau urusan hak cipta … Ironis
Februari 12th, 2012 at 1:38 pm
Wah … selamat berjurnal ilmiah ya …
Februari 12th, 2012 at 1:45 pm
iya iya … siap diusahakan hehe
Februari 12th, 2012 at 4:30 am
memang perlu anti plagiarism di dunia perblogan, saya sempat kapok ngeblog karena pernah juga tulisan saya di copas tanpa izin dan link ke blog saya..
Februari 12th, 2012 at 1:40 pm
Padahal di blog ini sudah ada “anjing penjaganya” loh … ternyata tetap nekat …
Februari 15th, 2012 at 6:33 am
hehehe… anjing penjaga berupa copyscape.. mantaff
Februari 12th, 2012 at 5:04 am
mengkopas di blog sudah sering terjadi banyak bloger yang di rugikan..
orang yang suka kopas, adalah orang yang tidak menghormati jerih payah si penulis…
kalau saya walau hanya mengutip pasti link sumber saya tulis…
Februari 12th, 2012 at 1:41 pm
Biasanya blogger kaya gini, karena ada kepentingan bisnis.
Ngeblog buat mereka adalah untuk cari duit.
Cari duit melalui blog, menurut saya sah-sah saja, tetapi jangan copas tulisan orang lain, hanya untuk menaikan trafficknya dengan menghalalkan berbagai cara.
Februari 13th, 2012 at 4:42 am
buat sya disini tentu hati nurani yang bicara…..sejelek apapun tulisan kita jauh lebih bermakna tentunya drpd hasil copy dari orang lain….
Februari 16th, 2012 at 4:11 pm
Setuju …
Februari 13th, 2012 at 10:12 am
Sebenarnya,tanpa harus menjadi plagiat pun banyak hal yang bisa kita tulis dari ekseharian kita ya Mas (walaupun terkadang isinya cuma curhat colongan he he).
Sebenarnya nggak masalah juga kan menulis sesuatu yang mungkin nggak top be ge te qualitinya yang penting hasil pemikiran kita sendiri.
Daripada bagus tapi copy paste milik orang lain. Menipu diri sendiri yah..
Februari 16th, 2012 at 4:13 pm
Iya, sebab dia niatannya cari duit, bukan ngeblog …
Tapi sah-sah saja, cari duit lewat blog … asal jangan copas tulisan orang lain dan tanpa menyebutkan sumbernya …
Februari 13th, 2012 at 11:04 am
Setuju Mas, sikap saling menghormati harus kita tanamkan dalam dunia tulis menulis. Sesederhana apapun yang kita tulis, jangan seenaknya seseorang mengutipnya tanpa memberitahu.
Februari 16th, 2012 at 4:14 pm
Iya betul uda, minimal dia berikan link nya …
Februari 13th, 2012 at 8:23 pm
kok nggak dikasih link blog yg copas ituHar, biar bisa berkomentar di sana
Februari 16th, 2012 at 4:15 pm
Nanti ya, setelah dia nggak respon atas e-mail yg saya sampaikan.