Diabetes (6): Memperbaiki Kebiasaan Makan yang salah

Olahraga sudah dibahas, sekarang adalah  soal memperbaiki pola makan. Pola makan saya biasanya begini: pagi, sarapan  dan  menurut saya normal tidak ada masalah, demikian juga makan siang, jadi tidak perlu dibahas secara detail makanannya apa. Yang menjadi masalah adalah makan malamnya. Kalau makan malam, biasanya minimal adalah 2 piring   :-)   Menurut saya ini salah, seharusnya  cukup sekali saja, nggak perlu ada acara nambah segala.  Sejatinya, makan itu untuk bekerja, lah ini untuk tidur, nambah pula. Bagaimana perut nggak buncit???

Menurut Hiromi Shinya dalam bukunya Mukjizat Mikroba, “kalau memang masih lapar, makan buah apel yang dipotong kecil-kecil”. Masih lapar? Kebangetan!

Inilah kebiasaan makan yang salah, biasanya makan dulu, baru makan buah, salad dan sayur sebagai penutup. Harus dibalik, makan buah atau salad atau sayur dulu, baru makanan utama. Makan buah dan sayur lebih dulu maksudnya supaya lambung terisi lebih dulu, sehingga keinginan makan nasi yang biasanya suka nambah menjadi berkurang. Minimal tidak lagi 3 piring, tetapi cukup 1 piring   :-)

Keuntungan lain, makan buah dan sayur lebih dulu adalah  akan merangsang keluarnya hormon  inkretin, yaitu hormone yang dikeluarkan oleh saluran  usus. Hormon inkretin  ini akan menuju pancreas, sehingga organ ini akan mengeluarkan insulin.

Nah, saat makanan utama masuk, maka kadar insulin yang sudah cukup itu tinggal men-set agar makanan utama yang masuk itu tidak menyebabkan tingginya kadar gula dalam tubuh.

Gampang bukan? Tinggal praktek!

(Bersambung)


10 Tanggapan to “Diabetes (6): Memperbaiki Kebiasaan Makan yang salah”

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 27 pengikut lainnya.