Baru kali ini, saya menjalani olah raga dengan “serius”, biasanya dilakukan hanya kalau ada waktu luang. Tetapi kali ini ada waktu atau tidak, harus saya jalankan. Bukti keseriusan itu, kemarin saya membeli sepatu khusus untuk olahraga badminton, mereknya R**bok, warna putih, type REE6-J82036, Nomor 40. Sebetulnya sepatu itu bukan khusus untuk badminton sih, cocoknya untuk tenis. Masalahnya yang untuk badminton itu, warnanya yang nggak nahan. Genjreng banget. Saya nggak suka warna-warna mencolok, mengkilat pula.
Cuma beli sepatu saja koq diumumkan?
Suka-suka yang punya blog dong. Bukan, maksudnya mau hitung berapa lama umur sepatu ini, itu saja. Jadi, tulisan ini semacam logbook-nya lah. Itupun beli dengan harga discount 50%. Lumayan, kan nggak ada yang tahu kalau sepatu itu mereknya discount :-)
Selama ini saya olahraga menggunakan sepatu yang biasa saya gunakan untuk backpacking, dan sekarang sudah ringsek ujungnya :-)
Seberapa besar pengaruh olahraga dalam menghindari diabetes? Ini dia catatan saya, yang diambil dari berbagai sumber:
- Olahraga akan membakar kalori, yang berarti akan membantu mempertahankan atau menurunkan berat badan.
- Olahraga akan meningkatkan jumlah reseptor, sehingga insulin bisa melekatkan diri. Dengan demikian akan meningkatkan penggunaan glukosa oleh sel-sel.
- Olahraga akan membantu meredakan stress, sehingga menghambat munculnya hormon yang berlawanan dengan fungsi insulin.
- Olahraga akan memperbaiki peredaran darah sekaligus menjaga kondisi otot-otot jantung.
(Bersambung)















Februari 7th, 2012 at 12:08 pm
aku bersepeda hampir tiap hari Har, 1 – 3 kali sehari kalau cuaca memungkinkan, merasa nggak kayak sedang olah raga sih, soalnya sdh jadi kewajiban, kalau nggak bersepeda sehari rasanya malah badan pegal pegal
Februari 8th, 2012 at 3:01 pm
ENak ya, berspeda di sana, nyaman. Kalau di sini risikonya besar Mbak,
1. Polusi yang luar biasa.
2. Risiko ditrabrak dari belakang …