Biasanya saya paling rajin masuk kantor, tidak pernah tidak masuk kantor karena alasan yang satu ini, sakit! Keinginan kuat untuk tetap sehat adalah terapi paling jitu dalam menghadapi penyakit. Itu sebabnya saya selalu berusaha masuk kantor walaupun sakit-sakit sedikit dan penyakit ringan dengan sendirinya akan cepat sekali menyingkir. Justru kalau istriahat apalagi dibawa tidur, malah menjad-jadi.
Seiring berjalannya waktu kekuatan tubuh untuk melawan penyakit, nampaknya akan semakin menurun. Sebetulnya bukan menurun, tetapi daya juang tubuh untuk melawan itulah yang sebetulnya menurun, sebagaimana tulisan saya sebelumnya di sini. Padahal kemampuan gen untuk memerintahkan penyembuhan, tetap sama.
Ketika penyakit pilek saya kambuh, ini bukan pilek biasa tetapi flu yang disebabkan alergi, biasanya saya menggunakan obat Sanexon 4mg. Saya tahu, karena dulu dokter spesialis THT saya membuat resep untuk itu. Dan ketika kumat lagi, saya lupa nama obatnya. Padahal nggak perlu ke dokter lagi sebetulnya, karena saya tahu persis obatnya. Hanya saya lupa. Untuk itu sengaja saya buatkan postingan ini sekedar untuk mengingat nama obat itu. Obat lain: Levocin 500 (tablet) dan Aldisa SR (kapsul).
Saya sangat alergi terhadap udara dingin, parfum yang menyengat, asap rokok dan debu. Kalau mencium itu, dipastikan saya akan bersin dan langsung pilek. Dengan obat di atas biasanya akan baikan, saya tidak terlalu peka lagi terhadap alergen tersebut.
Menurut saya ini sebetulnya bahaya juga, karena bersin adalah perintah tubuh bahwa ada benda asing masuk ke lubang hidung. Dan sekarang upaya tubuh itu saya matikan. Jadi, tindakan ini sebetulnya berbahaya, pasti ada ketidakseimbangan pada bagian tubuh yang lain. Tetapi bagaimana pun kondisi ini lebih baik, ketimbang setiap hari bersin dan flu, yang akhirnya memperngaruhi penglihatan dan membuat demam. Langkah ini saya ambil. Sekarang jarang flu lagi.
Tetapi masalahnya, kalau ternyata saya terkena pilek yang memang bukan karena alergen tersebut? Pilek jenis ini biasanya yang disebabkan kurang istirahat atau karena virus inilah yang akhirnya “kekebalan” yang biasa saya peroleh menjadi berkurang. Jadi, kalau sudah terkena yang satu ini, menjadi sulit sembuh, sampai beberapa minggu, bahkan sekarang ditambah menjadi suka sesak napas karena pengaruh pilek ini.
Terakhir ke dokter adalah bulan 30 Febuari 2008, dan baru berobat lagi untuk kasus yang sama kemarin, 18 Januari 2012, jadi sudah cukup lama juga. Artinya obat terakhir ketika saya kesana memang cocok.
Sekarnag saya sedang coba cari tahu, apa fungsi masing-masing obat tersebut.
- Levoncin 500, untuk terapi sinusitis akut, saya peroleh informasi di sini.
- Sanexon 4 mg, untuk alergi pada saluran pernafasan, saya peroleh informasi di sini.
- ldisa SR, untuk hidung tersumbat, pilek, dan bersin, saya peroleh informasi di sini.
Dua hari saya tidak masuk kantor, karena pilek. Sebetulnya bukan karena pileknya yang membuat saya tidak masuk kantor. Tetapi sesak napasnya itu loh, naik dari lantai 1 ke lantai 4, napas sudah ngos-ngosan.
Dan sepertinya hari ini, sudah baikan, tidak meler lagi. Semoga bisa masuk kerja kembali, besok.















Januari 19th, 2012 at 6:17 am
semoga lekas sembuh ya Har
Januari 19th, 2012 at 6:58 am
Ok, tks ya …
Januari 19th, 2012 at 9:16 am
moga cepet sembuh mas,,,, klo saya ya,,, begitu sadar gejala2 mau pilek, langsung minum air hangat yg banyak, klo perlu ampek kembung,, biar semua makanan didalam terbakar dan keluar keringat, gak jadi deh pileknya
Januari 19th, 2012 at 3:46 pm
Iya, setuju tuh caranya, tetapi itu adalah untuk pilek yang disebabkan oleh masuk angin ya … tp kalau pilek karena alergi, sepertinya tidak bisa dengan cara seperti itu.
Btw, tks atas informasinya.
Januari 19th, 2012 at 10:00 am
saya kalo udah pilek ujung-ujungnya batuk berdahak…
moga cepet sembuh gan!
Januari 19th, 2012 at 3:47 pm
Sepertinya ini, pilek yang disebabkan oleh virus ya.
Tks, Mas Raden atas informasinya.
Januari 19th, 2012 at 10:56 am
Mas Harjo, saya cata resepnya… Saya punya pilek dadakan persis seperti yang mas Harjo punya. Saya paling peka dengan debu, dingin, bau yang menyengat hidung, asap rokok, dan asap2 lainnya.
Kadang saya tak henti2 bersin sampai dada ini sakit, hidung meler…. tapi anehnya kadang pagi datang, sore dia sudah hilang, kemudian besok paginya datang lagi….
Januari 19th, 2012 at 3:48 pm
Berarti kita senasib Bli…
Betul, pagi bersin2, sorenya sudah hilang … Besoknya kambuh lagi. Capek dech …
Januari 19th, 2012 at 1:21 pm
Semoga cepat sembuh, Mas Harjo.
cerdik juga tuh idenya menulis obat di postingan biar nggak lupa ..ha ha..
Januari 19th, 2012 at 3:50 pm
Iya, seharusnya kemarin gk perlu ke dokter, cuma lupa resepnya. Jadilah ke dokter. Dan sesampai di dokter, saya bilang tolong ditulis ulang aja resepnya yg sebelumnya
Januari 20th, 2012 at 5:12 pm
Untung dokternya nggak bilang gini:
“Nggak bisa pakai resep yang sama lagi mas, soalnya pileknya sekarang sudah menjalar ke dahi ” he he..
Januari 20th, 2012 at 12:57 am
kalau saya… istirahat yang banyak, mimik air putih yang banyak, makan yang banyak, ama makan suplemen herbal…. kalau tetep belum sembuh berarti rekreasi yang banyak (ga nyambung)…
Januari 20th, 2012 at 2:27 pm
Tks atas sarannya Pak … iya lebih bagus back to nature ya ….
Januari 20th, 2012 at 9:45 am
Apa ini yang dimaksud pilek menahun, ya Pak? Atau sekadar alergi saja? Wah, harus antisipasi juga ya.
Moga lekas sembuh dan alerginya segera berkurang, bahkan hilang
Salam …
Januari 20th, 2012 at 2:40 pm
Cuma alergi saja Pak.
Tks atas doanya. Salam
Januari 27th, 2012 at 6:42 am
Masuk musim hujan memang identik dengan serangan penyakit flu dan demam. Menjaga kesehatan memang perlu Mas, apalagi bagi kita yang sering bekerja di ruangan AC. Tentunya dengan mengikuti gaya hidup sehat apa pun metodenya, tujuannya agar tubuh tetap sehat bugar sepanjang umur ini. Salam….
Januari 28th, 2012 at 2:05 am
Iya Mbak, tks atas sarannya …