Mengurus Visa China

Pagi itu sebelum berangkat ke kantor, saya ijin dulu dengan Bos, karena hari ini saya akan datang agak siang,  mau mengurus aplikasi visa China di Mega Kuningan.   Sebetulnya, baru kali ini saya mengurus visa. Selama ini negara-negara yang saya kunjungi adalah negara-negara yang nggak butuh visa, alias  bebas visa.  Sehingga belum tahu bagaimana prosedurnya, dan yang lebih parah lagi, tempat untuk mengurusnya pun masih belum saya ketahui.

Ketika saya mencari melalui mesin pencari Google, bahwa untuk mengurus visa China adalah di Kedutaan Besarnya. Tetapi ketika saya kesana, rupanya  saat ini sudah tidak lagi di situ. Saat ini untuk pengelolaan pengurusan visa tersebut  sudah dialihkan di  Chinese Visa Application Service Center (CVASC), yang lokasinya  tidak jauh dari Kedutaan Besar China,  tepatnya  yaitu di East Building.

Ruang tunggu pusat layanan aplikasi visa China

Saya tidak tahu, sejak kapan pengalihan tersebut, tetapi yang pasti, saat ini untuk pengurusan tersebut ada tambahan biaya layanan yang berlaku sejak tanggal 10 Maret 2010. Biaya layanan ini tergantung pada waktu penyelesaian, kalau yang standar cuma Rp 240.000,- (4 hari kerja), yang kilat Rp 400.000,- (2 hari kerja), dan  yang super kilat Rp 500.000,- (yaitu pengambilan pada hari yang sama).

Syarat-syarat pembuatan visa China

Supaya bisa lebih hemat, saya memilih layanan standar. Mengingat rencana backpackingnya sendiri masih 2 bulan lagi.  Suasana kantornya cukup ramai, kebanyakan dari mereka adalah para pekerja travel (kurir) yang sedang mengurus visa clientnya.

Beruntung semalam saya sudah mendownload formulirnya lebih dulu di http://chinese-embassy.com/visa_form.htm.  Demikian juga pas foto ukuran 4 x 6 pun yang saya print sendiri, sudah  saya siapkan.  Sehingga ketika kesana, hanya tinggal memasukan saja formulir yang sudah saya isi tersebut, beserta pasport aslinya.

Katanya untuk mengurus visa China, harus menunjukkan tiket  return, bukti booking hotel di China, dan bukti rekening 3 bulan terakhir dengan nilai di atas USD 2.000,-  atau yang setara. Ribet juga ternyata. Mungkin, saat itu China sedang menghadapi olimpiade Beijing. Menurut saya, seharusnya jika alasannya Olimpiade, seharusnya dipermudah, bukan malah dipersulit. Atau bisa juga karena kasus Tibet. Tetapi kalau ini alasannya, bisa jadi ya. Karena saat itu di Tibet sedang ada demo besar-besaran, menuntut kemerdekaan Tibet.

Tetapi yang pasti, ketika saya mengajukan aplikasi, tidak sesulit yang diceritakan.  Tidak ditanya tiket return, padahal kalaupun diminta, saya sudah siapkan loh, walaupun Cuma tiket ekonomi promo. Saya juga sudah siapkan bukti booking hotel di Chengdu, walaupun bookingnya cuma US$ 2 melalui hostelworld.com. Yang tidak saya siapkan cuma bukti rekening saja hehehe… Tetapi semuanya tidak diminta oleh petugas loket.

Pada formulis saya tulis, bahwa kota-kota yang rencananya akan dikunjungi di antaranya adalah: Chengdu, Lasha dan  Shigatse.

“Aneh juga, kalau tidak ada masalah sama sekali,” pikir saya. Makanya saya pertegas kembali si petugas loket, “ benarkah tidak masalah? Jawab si petugas, “tidak apa-apa yang penting nanti hubungi saja  No Telp : 0086-891-6834313 setelah sampai di Chengdu”.

Oh  …  ternyata, mengurus visa itu sederhana banget.

***

Jam sudah menunjukkan pkl 11.30 wib, saya pun segera bergegas menuju kantor. Ketika hamper mendekati kantor, di pertengahan jalan, tiba-tiba saja handphone saya berbunyi.

“Halo Pak Hari, sebelumnya saya mohon maaf, karena saya salah menginformasikan ke Bapak, bahwa untuk memasuki Tibet, Bapak harus mengajukan ijin lebih dulu di Kedutaan Besar China. Mohon Pak Hari dapat mengambil kembali form aplikasinya”.

Apa yang saya khawatirkan ternyata terbukti. Saya bilang, bahwa, “hari ini saya tidak bisa, mungkin hari Senin, baru saya bisa ke sana lagi, karena hari ini harus segera masuk kantor. Dan sampai sana pun sudah terlalu sore”.

Senin pagi, saya  sudah berada di  Kedutaan Besar China, dan kepada salah seorang staf kedutaan, ketika di wawancara dan saya sampaikan maksud dan tujuan saya ke Tibet. Tetapi petugas pun tidak punya kewenangan untuk mengeluarkan ijin.  Sipetugaspun menjelaskan bahwa Tibet adalah daerah terlarang untuk warga asing dan juga warga China sendiri, baik untuk tujuan wisata, kegiatan bisnis, maupun kegiatan keagamaan. Kalaupun akan melakukan kunjungan ke Tibet, untuk perijinan masuk ke sana yang dapat mengijinkan masuk adalah  Administrasi Pariwisata Daerah Otonomi Daerah Tibet di antaranya di kota Chengdu. Tetapi itupun tidak bisa dilakukan perorangan, hanya bisa dilakukan oleh travel agent di sana dan dipandu oleh guide dari agen tersebut.

Saya pikir kebijakan China atas Tibet sudah berubah, ternyata China masih sangat sensitive atas isu politik masalah Tibet, sehingga beliau menyarankan agar tujuan kota-kota Tibet di hapus saja, agar aplikasi visa ini bisa disetujui.  Sedangkan untuk destinasi Tibetnya, nanti bisa minta ijin di kota Chengdu.

He he he … lucu juga, masa backpacker pake travel agent.  Tidak mau berdebat, akhirnya saya hapus, dan saya masukan kembali ke Pusat Layanan Aplikasi visa China dengan tujuan minus Tibet, tetapi dengan tambahan kota Beijing,  sebagai plan B.

Note: 

Alamat Pusat Layanan Aplikasi Visa China

Chinese Visa Application Service Center, di East Building, Jl Lingkar Mega Kuningan Blok E 3.2 Kav 1, Jakarta

Persyaratan pembuatan aplikasi visa

1. Paspor asli yang masih berlaku, paling sedikit 6 bulan sejak formulir permohonan diajukan dan masih terdapat halaman.

2. Satu lembar formulir permohonan visa yang dilengkapi dengan 1 foto ukuran paspor hitam putih atau berwarna.

3. Pemohon yang berencana tour ke Tibet, harus menghubungi administrasi pariwisata daerah otonomi daerah Tibet, Tel: 0086-891-6834313, Fax: 0086-891-6834632 dan memberikan formulir pemberitahuan visa yang dikeluarkan oleh pihak yang bersangkutan

Jam kerja

Senin – Jumat (Sabtu / Minggu tutup)

Penyerahan permohonan 09.00 – 15.00

Pembayaran dan pengembalian 09.00 – 16.00

Biaya pembuatan Visa

Single entry: Rp 300.000,-

Double entry: Rp 450.000,-

Multiple entry (6 bulan): Rp 600.000,-

Multiple entry (1 tahun): Rp 900.000,-

Biaya tambahan untuk pengambilan pada hari kedua/ketiga: Rp 200.000,-

Biaya tambahan untuk pengambilan pada hari yang sama: Rp 300.000,-

Biaya service permohonan: Servis umum, pengambilan pada hari kerja ke-4: Rp 240.000,-

Biaya service permohonan: Service kilat, pengambilan pada hari ke-2: Rp 400.000,-

Biaya service permohonan: Serice super kilat, pengambilan pada hari yang sama: Rp 500.000,-

About these ads

179 responses to “Mengurus Visa China

  • zam

    wah, kebetulan. saya juga hendak mengurus visa China. ada beberapa pertanyaan yg ingin saya tanyakan, berdasar pengalaman sampeyan, mas. :D

    1. bisa dijelaskan ndak, bedanya visa single entry, double entry, dan multiple entry? apakah ini cuma dibedakan dari “jumlah kunjungan (sesuai namanya)” saja?
    2. kalo cuma wisata, apakah cukup dgn single entry saja?
    3. lalu biayanya yg sebenernya gimana? misal saya mau ngurus yg biasa (yg ongkosnya 240 rebu), lalu di situ ada tulisan visa single entry (300 rebu). apakah biaya bikin visanya 240+300 rebu = 740 rebu? lalu apakah masih perlu bayar biaya tambahan ini?
    4. berarti tiket return dan info penginapan ini merupakan opsional? maksudnya selama petugas tidak nanya, tidak perlu diberikan?
    5. apakah ada proses wawancara untuk mendapatkan visa ini? atau bisa dibilang sudah pasti dapat, selama ngurus dgn bener?

    makasih sebelumnya atas informasi dan jawabannya jika berkenan.

    bila sempat, mohon jawab saya via email juga, mas. :)

    @Zam,
    1. Betul, dari jumlah kunjungan saja.
    2. Single entry saja.
    3. Betul, hanya Rp 540.000,- saja, tidak ada biaya lain lagi.
    4. Betul, tidak ditanyakan.
    5. Betul, sudah pasti dapat.

  • Beta

    Mas, mau tanya buat pas fotonya .. background warna nya apa yagh buat apply visa China?

    thanks

  • Susan

    Mas mau nanya nich…

    Saya bersama keluarga ada rencana wisata selama 6 hari ke Shenzhen sekalian mengunjungi Hongkong :
    1. Apakah visa yang hrs kami ajukan single entry ato multiple entry ?
    2. Kl ada anak2 yang ikut apa harus mengurus visa sendiri?

    Terima Kasih atas informasinya.

    • Harjo

      Mbak Susan,
      1. Untuk ke Hongkong hanya butuh visa waiver, artinya tidak bayar, langsung saja datang ke sana, nanti di sana hanya setor pasport saja, tanpa bayar untuk angka waktu 30 hari kunjungan. Sedangkan untuk visa Shenzhen, dibutuhkan visa yang sebaiknya diurus di Jakarta, di mana kita tinggal.
      2. Anak-anak, harus buat visa sendiri.

      Maaf, kalau jawabannya tidak lengkap, karena saya sendiri belum pernah ke sana.

  • harry

    @ Mbak Susan : Sekedar Info : visa ke Hongkong, mudah kok mengurusnya, seperti yang telah diulas mas Harjo.
    @ Mas Harjo : kapan berangkat ke China ( 2 bulan lagi ? ), tolong infonya…..
    mungkin dapat diulas dalam blog anda mengenai biaya ,transportasi, penginapan, tempat tempat yang telah anda kunjungi dan pengalaman menarik yang anda temui di China.
    Dalam perjalanan kali ini , tolong tanya apakah anda membawa netbook / GPS / sekedar menggunakan peta ?
    Kalau tidak keberatan sebelum berangkat, anda dapat mengulas rencana jalur perjalanaan yang anda rencanakan.
    Terimakasih infonya, Tahun depan ,saya berencana melakukan perjalanan ke China ( semi backpacking )……

    • harjo

      Pak Harry, sebetulnya saya sudah berangkat bulan April 2010 yang lalu. Postingan di atas hanyalah catatan saya yang terlambat di post. mengenai ulasan yang Anda minta segara akan saya postingkan, karena memang sudah menjadi rencana saya untuk menuliskannya, hanya saja mohon bersabar ya …
      Perjalanan saat itu saya tidak membawa notebook, makanya tulisannya pun menjadi terlambat saya upload. Sehingga nggak heran yang membacannya pun menjadi keliru. Tunggu saja, postingan saya selanjutnya ya …

  • Sofia Margaretha

    Pak Harry,
    Saya mau tanya kalo saya mau berangkat tgl 31 August 2010 ini, apakah kalau saya urus tanggal 16 August 2010 masih bisa terkejar pengurusan visanya, jikalau saya apply nya yg standart 4 hr kerja? Apakah mereka urusnya benar2 4 hr kerja? ato bs lebih dr 4 hr kerja?
    Terus kalau sy menggunakan jilbab, di passport juga berjilbab, terus saya buat pas photo utk visa dgn background warna putih juga dgn jilbab. Apakah pemakaian jilbab akan menimbulkan masalah utk mereka approval visa saya?
    Krn kalau negara Amerika saya sdh pernah di reject, tnp jelas knp mereka rejected sy pny permohonan.
    Terus, kalau saya tdk melampirkan foto kopi rek bank itu tidak bermasalah kah? Atau suatu keharusan?
    Terus kalau saya mau langsung apply utk double entry sekaligus krn bulan dec thn ini mw berangkat lagi, apakah bs sekaligus double entry ato hrs single entry terus nti apply lagi?

    Terima Kasih banyak pak atas jawabannya dan juga informasi yang telah bapak berikan kepada saya.

    Warm regards,
    Sofia

    • Harjo

      Ibu Sofia,
      1. Pengalaman saya, mereka tepat 4 hari kerja, tidak lebih.
      2. kalau masalah jilbab, maaf saya belum ada pengalaman, mungkin pembaca yg lain, nanti bisa membantu. Tetapi kalaupun ada masalah pihak mereka pasti akan memberitahukannya.
      3. Masalah rekening Bank, sama sekali tidak ditanyakan.
      4. Menurut saya sebaiknya pilih yang double entry, tetapi kalau ragu, bisa ditanyakan langsung ke bagian operatoanya saat mau mengisi formulir. Mereka sangat membantu.

      Salam,
      Hari Jonathan

  • Sofia Margaretha

    Terima Kasih atas jawabannya Pak Harri. Semoga besok ketika saya urus, saya akan mendapatkannya dengan mudah.
    Semoga besok bisa lancar. Amien.

    Terima Kasih banyak atas bantuan dan jawaban singkatnya.

    Regards,
    Sofia

  • maria

    pa saya mo tanya saya sudah membuat visa china single entry tapi karena sesuatu hal saya seharusnya membuat visa double entry ,pertanyaan saya dapatkah visa single diganti menjadi double entry

  • lutfi sriyono

    Mas Harjo mau tanya (rencana ke Cina akhir September 2010):

    1. Apakah penunjuk lokasi atau apapun di Cina mudah untuk dipahami oleh bukan orang yang tidak mengerti huruf Cina
    2. Apakah harga hp di Cina semurah di Jakarta artinya selama perjalanan tidak perlu menyewa

    • harjo

      Pak Lutfi,
      1. Pengalaman saya, luar biasa sulit. Walaupun kita sudah punya kartu nama sebagai penunjuk alamat, tetapi jika ditulis dengan tulisan latin, biasanya supir taxi, atau kebanyakan penduduk di sana, tidak ada yang mengerti tulisan latin tersebut, kecuali huruf China. Jadi, tetap saja nyasar.
      Sebaiknya penunjuk lokasi ditulis dalam bahasa China, dan jika tersesat tanya saja, tunjukan alamat tersebut, dia akan segera memberi informasi, kendaraan apa yg akan harus digunakan. Atau ke arah mana kita harus bergerak.
      2. Harga HP seharusnya lebih murah di China, tetapi anehnya ketika saya ke pusat elektronik di sana, harganya tetap mahal tuh.

  • olga

    Ada no telpnya ngga mas..mau tanya2 lebih lanjut ke embasynya :)

  • Dian

    Mas aq baru apply tadi pagi n aku pilih yg std. Mereka bilang kamis pagi aq sudah bisa dtg lg untuk pembayaran.
    kira2 ada kemungkinan di reject g mas, soalnya aq masih trauma waktu apply UK Visa.
    Thx

  • Dimaz

    Thanks atas infonya pak Harjo, tahun depan saya ada rencana ke China. Lalu yg ingin ditanyakan, jika menggunakan jasa tour & travel biasanya mereka bantu mengurus, atau kita yg harus mengurus sendiri? Terima kasih sebelumnya.

  • Stanley

    Mas Harjo,

    Tanya dunk untuk ukuran foto tidak disebutkan berapa kali berapa. Saya coba download formnya ukuran 3×4 yang pas dengan tempat foto yg disediakan, sedangkan info mas Harjo 4×6. Mana yg benar yah? Tolong klarifikasinya. Thx

  • Harjo

    Pak Stanley,
    Kalau formnya sih tertulis 2″ x 2″ ya … sekitar 5 x 5 cm, cuma aja jadi lucu kan ukuran foto kaya gt. Itu untuk tahun yg lalu, sy kurang tahu kalau ada perubahan sekarang. Sy pikir yg mendekati kan 4 x 6.
    Tp sy sendiri motongnya asal-asalan tuh … mungkin malah kebesaran. Maksudnya foto ukuran besar tp saya paksakan ukuran 4×6. Dan yg satunya lagi malah kekecilan (utk istri saya). Maklum moto sendiri.
    Tp kalau sekarang tertulis 3×4 ya ikutin saja 3×4.

    • Stanley

      Mas Harjo, terima kasih replynya. Saya lihat di form yg skrng sih tidak ada tulisannya ukuran brapa, saya hanya coba ngepasin pas fotonya ke form, yg pas itu 3×4. Jadi confirmed selain yg ditempel di form aplikasi tidak diminta lagi pas foto untuk lainnya yah?

      Satu lagi pertanyaan saya Mas Harjo, dulu apply visanya H minus brapa bulan yah sblm keberangkatan. Saya sbnrnya masih awal Maret berangkat dan ingin mengurus skrng apakah jadi masalah karena masih sekitar 2 bulan lagi?

  • dinashabri@yahoo.com

    pak harjo, saya rencana berangkat ke beijing via tianjin bln April 2011, yg ingin saya tanyakan:

    1. dibeijing lg musim apa? perlu bawa jaket tebal?
    2. saya pernah tanya sm travel agent di banda aceh katanya utk urus visa @635rb + ongkos kirim ke jkt PP 60rb, rencana saya berangkat dengan suami dan baby 16m, apa tidak kemahalan urus visanya? jk saya titip dengan saudara di jkt bs ga pak? tq

    • Harjo

      Ibu dinashabri,
      Sy coba jawab:
      1. Bulan April 2011 adalah musim peralihan dari musim dingin ke musim panas, tp tetap aja dingin bgt, dg tiupan angin yg cukup kencang. Tentu, harus bawa jaket super tebal!!! pake longjon juga.
      2. Biaya normalnya: Rp 540.000,- jadi wajarlah. Titip sama orang lain / saudara, bisa.

  • Teguh

    Dear Pak Harjo

    wah informasi yg sangat berguna dan cukup menenangkan hati saya

    rencananya hari ini saya mau apply buat keberangkatan tgl 23 Januari
    semoga dilancarkan, hehe :)

  • dina shabri

    makasih p’harjo atas infonya :)

  • aurelia

    Mas Harjo,

    Bayar Visa Cina dilakukan kapan ? diawal sewaktu memasukkan applikasi atau dibayar waktu pengambilan visa

    Salam,
    Aurelia

  • aurelia

    Mas Harjo,

    Terima kasih atas infonya

    Tks,
    Aurelia

  • Lily

    Mas mo tanya,

    Kalau saya rencana turun di airport hongqiao,hotel yg murah untuk sekeluarga (4 orang)kira2 apa namanya yang letaknya strategis dengan tempat wisata khususnya u/ anak2)Apakah saya bisa booking lewat internet.
    Atau apakah ada service apartment yang mungkin lebih murah?
    Saya rencana pergi selama 17 hari u/ ke Shanghai + Beijing. Tolong diinformasikan tempat2 apa yang menarik untuk dikunjungi. Apakah ada fee entry tempat wisata + berapa biaya perorang.

    Thanks u/ infonya.

    Lily

    • harjo

      Pertanyaannya sedikit, tetapi untuk menjawabnya perlu penjelasan yang banyak … :-) Saya informasikan yg Beijing saja ya … karena belum pernah ke Shanghai.
      Hotel atau hostel? Tetapi yang sekelas backpacker (hostel) alias murah meriah, di antaranya: Templeside Deluxe Hutong House, Heyuan International Youth Hostels, 365 Inn, Flowering House Hostel, Sanlitun Youth Hostel, Inner City, Peking International Rate Hostel. Untuk lengkapnya bisa lihat di sini http://www.worldhostel.com dan bisa booking lewat internet, cuma bayar 10% aja. Tempat-tempat menarik di Beijing silahkan lihat blog saya dibagian Backpacking di sini: http://harjo.wordpress.com/jelajah-indonesia di bagian China. Di sana saya jelaskan, cukup lengkap, tinggal diklik lokasi yang mau dikunjungi.

  • lily

    Mas Harjo,

    thanks u/ infonya.

    GBU,
    Lily

  • wen

    pak tanya dong bln april 2001 gw mau ke HK trs mau ke GZ bisa gak buat visa nya di HK???
    kl bisa kira2 brp duit yaa??
    thank atas infonya ^_^

    • tjetjun

      kalau buat di Hm, sgt mahal. jutaan. saya kena 2 tahun lalu karena ngak sempat minta di indonesia, padahal langsung ke kantor pembuatan paspornya

  • wen

    sory pak harjo bulan april 2011 maksdnya……
    gw backpaker newbie niii….jd blm banyak pengalamannya…mohon info2nya buat pg ke HK-GZ kira2 brp duit abizznya ya,,,?

    • harjo

      Setahu saya, dan ini pernah dibahas di milis backpaker, untuk pembuatan visa adalah di negara asal. Saya belum pernah ada pengalaman ke HK jadi, tidak bisa kasih informasi. Seharusnya nggak mahal, asal mau bersabar tunggu tiket penerbangan promo saja.

  • emma

    halo pak harjo, saya ingin berkunjung (backpackers) ke beijing , pada bulan januari supaya bisa lihat salju, tapi naik air asia yang jurusan tianjin, kirA2 repot nggak ya pak perjalanan dari tianjin ke beijing sedangkan saya tdk bisa bhs mandarin? lalu untuk disana transportasinya umumny aman tidak jika tanpa guide? untuk pesan lewat hostel world apa harus menggunakan credit card?bgmana caranya? erimakasih banyak pak

    • harjo

      Perjalanan dari Tianjin ke Beijing, nggak repot koq, paling nggak, nggak serepot (baca: jauh) dari Chengdu ke Beijing. Kalau gk bisa bahasa Mandarin, gk masalah, saya juga gk bisa. Beli aja buku percakapan Mandari – Indonesia aja, nanti setiap ada kebutuhan, tinggal tunjukin aja halaman dari buku yg kita maksud. Transportasi sangat aman, saya juga nggak pake guide. Harus pake Credit Card, caranya, tinggal ikutin aja form yang tersedia, dan isi sesuai data di kartu kredit kita. Gampang koq, coba aja dulu.

  • emma

    oh begitu yha pak.. terimakasih banyak ya, nanti saya mau tanya2 lg ya pak kalau ada yang bingung =)

  • emma

    oh ya pak, barangkali pak hari tau, kl d sktr tianjin / beijing, apa ad yg jual spatu2 boot yg hrganya miring?

  • emma

    sekalian tanya, seandainya sudah sampai sana (di hostelnya) , apa biasanya biasa sewa guide? misalny untuk jalan2 seharian ke great wall n tmpat wisata2 lain, kl pak harjo tau biasany sktr brp biaya guide nya? terimakasih?

    • harjo

      Biasanya pihak hotel menyediakan pemandu, sebagai pembanding, jika jalan sendiri ke GW, kalau jalan sendiri sekitar 80-an RMB, nah kalau pake pemandu, sekitar 250 RMB. Kenapa nggak jalan sendiri aja? lebih hemat!

  • mangkum

    Sip imponya mas harjo, saya insya Allah mau ke Beijing minggu pertama Mei ini… :)

  • Joe chen

    saya joe,sy org indonesia. yg skrg sdh stay d HK dan jg backpacker. hny sekedar berbagi info saja.. bagi yg mau k Hongkong-shenzhen, bisa visa on arrival(single entry).
    hanya 160RMB (mata uang china)..lebih murah di banding apply visa di indo(tmpt tinggal asal).
    anda k hongkong akan di berikan 30hari alias bebas visa. anda bisa berangkat ke shenzhen menggunakan MTR(mass train Railway) ambil jalur Hung hom – Lou Wu.
    setiba di lo wou (perbatasan HK dan Shenzhen china,anda akan melewati imigrasi. anda naik k lantai 2..di situ bisa lgsg d buatkan visa hny dgn membayar 160 RMB,hny 10 menit lgsg jadi. Visa kunjungan hny d berikan 5 hari. dengan visa tersebut anda bebas masuk ke kota/provinsi manapun di china. shenzhen/guangzhou/foshan/shanghai/fujian,dsb. asal jgn sampai melewati 5hari(visa yg d berikan).
    sekedar info: kalo keberangkatan anda pd akhir pekan, di shenzhen akan sangat ramai,terutama di imigrasi perbtasan HK dan Shenzhen. bnyak TKW indonesia yg pd akhir pekan jg meng’apply visa single entry ke shenzhen.hny sekedar utk berjalan2 dan berbelanja d shenzhen. :))
    puaskan diri anda dgn berbelanja di shenzhen dan Guangzhou,krn hrg brg2/pakaian d sana sgt murah. hny dgn 10RMB (Rp.13,500) anda bs mndapatkan baju bagus. di shenzhen jg terkenal dgn brg elektronic dgn hrg murah.
    Belajarlah sedikit bahasa mandarin,krn di Guangzhou dan shenzhen,jarang sekali ada msyrkat yg fasih berbahasa inggris.

  • Arman

    makasih p’harjo atas infonya

  • Pass By

    @Pak Joe,
    Setau saya visa on arrival di Shenzhen (5 hari) hanya bisa dipakai di dalam area SEZ (Shenzhen economy zone), dan tidak bisa dipakai ke kota lain di China.

  • anna

    kalo ngurus visa tapi diwakilin orang lain bisa gak???

  • Doddy A

    Saya berencana pergi ke Nepal kemudian melanjutkan perjalanan ke Chengdu menggunakan pesawat. Dari Chengdu dilanjutkan ke Beijing menggunakan KA spt mas Harjo. Dari Beijing rencananya naik KA ke Nanning. Dari Nanning naik KA ke Hanoi.
    Untuk perjalanan seperti diatas, bagaimana cara mendapatkan visanya?

    • harjo

      Kenapa gk dari Nepal, baru lanjut lewat darat ke Lasha (Tibet), kemudian ke Chengdu aja? Kayanya lebih bagus untuk yg punya waktu banyak. Cuma ya itu, saya belum ada pengalaman melalui jalur itu, jadi maaf, saya gk bisa kasih saran banyak, termasuk masalah urusan visa. Mungkin bisa ditanyakan di milis, ibackpacker.

      • Doddy A

        Bukannya pergi ke Tibet harus mempunyai ijin terlebih dahulu? Kalau tidak ada batasan spt itu, memang rencananya mau kesana, darisana naik KA ke Beijing. Milis ibackpacker ada di mana mas?

  • harjo

    Doddy, betul, harus ada ijin dulu. Kalau menggunakan jasa travel di Nepal, sepertinya tidak ada masalah dengan perijinan. Tempo hari saya bermasalah sewaktu di Chengdu, karena saya berangkat secara independen, tanpa menggunakan travel, jadi agak sulit, dan butuh waktu beberapa hari.
    milis: ibackpackerclub@yahoogroups.com.
    Kalau milis indobackpacker saya nggak ikutan, sudah dibanned beberapa tahun yang lalu hehehe ….

  • ratna

    saya mau tanya bagi yg pernah ke hongkong dan pernah memesan tiket hotel di http://www.hostelworld.com...
    di situ ada tulisan 189.000 dorms dan 75.000 private….. maksudnya apa ?
    kalau ada tulisan basic 4 bed private harga 116.000 maksudnya kamar tersebut bisa dihuni oleh 4 orang dengan harga 116.000 / harga 116.000 x 4 = 464.000

    kalau mau stay lama di hongkong misalkan sekitar 20 hari dan di macau 15 hari, apakah ada dari pengalaman kalian yang tahu info penginapan murah ? apakah di sana ada semacam tempat kos seperti di indonesia dengan 2 juta bisa menginap 30 hari ( misalkan ) ? soalnya kalau hanya bentar aja sayang ama biaa pesawat yang mahal… jadi kalau ke sana niatnya agak lama ? terima kasih atas infonya
    ratna 08121674541

  • harjo

    Dorms, maksudnya dalam 1 kamar diisi oleh beberapa orang, kalau private, setahu saya hanya untuk sendiri, atau bisa juga berdua, atau bertiga atau berempat.
    Jadi, nggak dicampur dengan orang-orang yg nggak kita kenal.
    Iya betul, untuk 4 bed, total 464.000,-

    Nah kalau yg ini, saya belum ada pengalaman, mungkin yg lain bisa kasih komen.

  • lilisbatak

    Dear Pak Hari,
    mohon bantuan bbrp pertanyaan sy (sudah tny di kask*s tp ga ad yg respon oke).
    1. saya sudah issued tiket pnerbangan ke SIN, KL , HK (solo backpacking) utk agustus tahun ini liburan idul fitri. rencana dari HK akan lanjut ke beijing 10 malam dengan MTR durasi 24jam perjalanan, good idea kah? (rencana dengan hard sleeper/ yg paling murah karna budget PaHe paket hemat ala backpacker) http://www.seat61.com/China.htm#Beijing%20-%20Hong%20Kong
    2. rencana dari beijing akan lanjut dgn MTR juga visit teman ke guangzhou. good idea kah dgn kereta? (lalu dari guangzhou balik ke HK jg dgn MTR)
    3. selama di beijing rencana bersama teman yang sudah 5 bulan kuliah disana, tp dia blm tau banyak. ada ide kah kemana2 saja? saran itinerary yg saya dapat kelihatannya terlalu banyak ktmpt2 wisata yg banyak menghabiskan uang. adakah tmpt asik gratis plus pemandangan/ alam nya oke? saya ingin 10 hari bs banyak mengcover bnyk tempat tapi tanpa biaya tinggi.
    4. saya akan stay di haidan district, karna teman sy itu dsana. saya sedang bingung karna dari hostelworld dan agoda lumayan mahal juga ya akomodasi di haidan.. krn kbanyakan di beijingnya.
    5. recana lusa 20 juni ini saya urus visa lgsg ke embassy. bisa kah saya mengurus visa orang lain? (ibu saya rncn ke beijing jg tp sedang di luar jakarta).
    6. ada advice lain mungkin pak?

    thanks
    blessings.

    • harjo

      Sy coba jawab yg no 3dan 5 aja ya, sebab yg lainnya saya belum ada pengalaman. Tempo hari saya ke Beijing melalui Chengdu. Mungkin nanti pembaca lain akan bisa menambahkan.
      3. Tempat yg bis dikunjungi: Great Wall melalui Badaling, Zhengyamen, Temple of Heaven, Bei Hai Park, Wangfujing Street, The Summer Palace, Tianmen Square, lengkapnya bisa lihat di menu Index di blog ini.
      4. Penginapan di Beijing memang tergolong mahal, dibandingkan dengan kota-kota lain di China, bahkan hampir separuhnya.
      5. Bisa, sebab kebanyakan yg mengurus saya lihat di tempat itu memang orang dari biro perjalanan. Mungkin perlu melampirkan kartu keluarga, atau surat kuasa (tapi ini pendapat saya loh). Untuk baiknya, ditelp saja dulu.
      6. Sepertinya waktunya banyak juga ya, lebih baik ke tempat lain juga di China, karena yg sebutkan di atas lokasinya antar lokasi di Beijing sangat berdekatan, hanya butuh waktu 2 hari semua tempat habis dikunjungi.

  • Diana

    Pak Harjo, mau tanya, perjalanan ke China berapa hari ?
    Dan kira2 harus siapkan budget berapa yah ?
    Thank’s

    • harjo

      @Diana,
      Hanya 10 hari saja. Berangkat dari Jkt – KL – Chengdu – Beijing – Chengdu – KL – Jkt, habis Rp 8 jt-an berdua.
      Rencananya dari Chengdu mau ke Tibet, gk jadi, krn gk dapat ijin dari otoritas di sana, akhirnya ke Beijing.

      • Diana

        Terima kasih atas infonya ^ ^….

        Jadi pengurusan visa ke China itu total Rp 540.000,- (Urus sendiri) +/- 2 kali kunjungan yah Pak (Serah dokumen + Pengambilan di hari ke-4). Jadi kalau mengurus sendiri sekitar 1 mingguan.

        Saya sempat buka Hostelworld.com, harga yang tertera disana itu kan untuk perorang, kalau misalnya Twin Private Ensuite itu juga tetap dihitung per orang yah ??

      • harjo

        @Diana, Rp 540 rb utk single entry, bukan doble entry, diambil di hari ke-4. Jadi, hanya butuh waktu 4 hari aja.
        Betul, dihitung perorang.

      • Diana

        Sorry Pak Harjo, perjalanan selama 10 hari ke China untuk 2 orang kan Bapak bilang habis Rp 8 Jt-an, itu sudah termasuk tiket pesawat PP atau belum ??

      • facebook: sunar.st@gmail.com

        Rute Jkt – KL – Chengdu – Beijing : ini 1 pesawat atau transit ganti pesawat pak? kalo transit di mana transitnya tq

      • harjo

        Ganti pesawat di KL, tetapi merek pesawatnya sama, AA.

  • Hendra

    Ni Hao Harjo Sien Shen ,

    Saya mau tanya , kalo dari macau ke Shenzen naik ferry bisa gak ? Saya sampai di macau jam 6.30 malam, Kira kira ferry sampai jam berapa terakhir ? berapa lama ferry dari macau ke SZ ? Trus kalau udah sampai di terminal ferry senzen apa dekat dengan MRT , bisa jalan kaki gak dari terminal ke MRT , saya ada janji orang di MRT window of the world. Kira kira keburu gak yah ? Thanks infonya.

  • mishen

    mas mau tanya,saya pegang paspor tki mau k hongkong macau,saya mau pake visa turis bsa ga soalnya saya cmn 4hari d hongkong&sarat buat visanya apa aja kira2 habis brpa duit..makasih

    • harjo

      Mishen, biaya pembuatan visa:
      Single entry: Rp 300.000,-
      Double entry: Rp 450.000,-
      Multiple entry (6 bulan): Rp 600.000,-
      Multiple entry (1 tahun): Rp 900.000,-
      Biaya tambahan untuk pengambilan pada hari kedua/ketiga: Rp 200.000,-
      Biaya tambahan untuk pengambilan pada hari yang sama: Rp 300.000,-
      Biaya service permohonan: Servis umum, pengambilan pada hari kerja ke-4: Rp 240.000,-
      Biaya service permohonan: Service kilat, pengambilan pada hari ke-2: Rp 400.000,-
      Biaya service permohonan: Serice super kilat, pengambilan pada hari yang sama: Rp 500.000,-

  • lilisbatak

    mas Harjo,

    bisa ga kita ke China dengan tiket pesawat one way (pergi) saja? Akan kah di periksa saat di imigrasi di airport?

    Saya belom tau pulang kapan, sedang menunggu keputusan teman, jadi berencana setelah tiba baru beli tiket pulang ke indonesia.

    Akan diminta liatin tiket pulang ga ya?

    thanks,
    n.

  • didi

    met sing mas harjo, mohon info ya, saya rencana bulan agst – oktb akan berada di taiwan, selama di taiwan saya rencana akan sempatkan ke china, apakah saya bisa ke china melalui taiwan? lewat mana ya yang murah hehehe, trus untuk visa china apakah saya harus buat dari indonesia atau bisa minta di taiwan?

    • harjo

      Selamat siang juga, maaf, untuk ke China dari Taiwan saya belum pernah, jadi gk bisa kasih saran… Tetapi masalah ini pernah di bahas di milis ibackpacker, nanti saya akan coba carikan arsipnya. Tks juga sudah add saya di FB :-)

  • maria

    numpang tanya:
    saya ada rencana mau kecina selama 6 bulan hanya bukan tuk sekolah. tuk wisata aja sambil mengunjungi teman dsn.
    harus ambil visa yg mana ya double entry ato multiple?
    dan saya denger klo tinggal lebih dari 3 bulan, kita harus keluar dr cina lalu masuk lagi. apa nanti saya jg harus ya ?
    bingung bgt nich
    mohon bantuanny
    terima kasih

    • harjo

      @Maria, maaf, saya belum ada pengalaman seperti itu, Kalo visa turis, berlaku hanya 3 bulan maksimal (untuk pemakaian 30 hari).
      kalau mau 6 bulan lebih biasanya diberikan untuk visa student atau visa kerja dengan persyaratan yang tentu berbeda dengan visa turis.

  • seekorbebekkuning

    mas harjo saya mau tanya nih, saya mau ada penelitian (saya maasih mahasiswa nih) di cina sekitar 4 bulan, itu buat visanya yang apa sih?teru ya kata temen saya wajib ada dokumen akte kelahiran ya?bener ga mas?soalnya akte kelahiran saya sepertinya ilang nih,,makasi ya mas..

    • harjo

      Menurut saya, sebaiknya multiple entry saja. Tetapi kalau keperluan penelitian, bukankah ada prosedur tersendiri lagi. Sebab kalau orang asing mau meneliti di Indonesia aja, harua ada ijin dulu, ke LIPI misalnya. Saya yakin sebaliknya juga begitu.
      Akta kelahiran nggak ditanya tuh.

  • stephanie

    mas harjo,
    salam kenal sebelumnya, kebetulan saya mo ke beijing sekitar tgl 28 agustus..sebaiknya outfit seperti apa yg harus saya persiapkan?
    terima kasih sebelumnya..

  • harjo

    @Stephanie, saya tidak tahu persis, di Agustus itu musim apa? Soalnya saya ke sana di bulan April, dan waktu ke sana adalah musim peralihan dari dingin ke panas, tetapi anginnya luar biasa dingin, khususnya di Beijing. Nah kalau di bulan Agustus ini saya tidak tahu persis.

  • kamim

    hi mas,salam kenal.aku kamim d sby,
    mau tanya nih harus pake referensi buku rek bank ga mas,untuk persaratan yang mas sebutkan yakin bisa di kasih visa ya pastinya,

    ada kenalan bisa bantu urusin ga mas….tq

  • Densha

    Alo Mas. Nanya nih :

    1. Untuk ngurus visa perlu disertakan tiket balik-nya juga ?
    2. Kalo tidak ada kenalan disana ato tidak punya contact person disana tetep bisa ?
    3. Apakah harus disertakan jadwal kunjungan kita ?
    4. Perlu disertakan bukti booking hotel ?

  • harjo

    Densha,
    Saya coba jawab ya:
    1. Sebetulnya sih gk, tetapi untuk amannya, lebih baik sertakan juga.
    2. Bisa.
    3. Tidak perlu, hanya saja nantinya di form, perlu disebutkan daerah-daerah yang akan dikunjungi, mana saja.
    4. Tidak perlu, tetapi kalaupun ada, lebih bagus lagi untuk meyakinkan ke sipetugas, bahwa kita memang bertujuan untuk wisata. Silahkan aja booking hotel di hostelworld.com kan hanya 10 persen saja.

  • adi

    sekedar menginformasikan, saat ini urusan super kilat 1 hari penyerahan berkas hanya dilayani sd pukul 11 tiap harinya.. gak tahu karena banyaknya aplikasi atau mendekati lebaran yak..

  • claudia

    pak, mau tanya, apakah visa untuk ke shenzen sama dengan visa china? lalu apakah visa macau juga sama seperti hongkong bisa diurus ditempat? thanks

  • Roro

    Pak, mau nanya2 nih rencanya ntr okt 2011 dpt dinas untuk training di shanghai 7 hari, biaya visanya sama ya pak? Trus kl mau bw istri dan anak 8 bulan kena biaya berapa juga? Okt di shanghai musim apa ya pak?

  • Roni

    mas, bayar visanya harus cash apa bisa debet/credit card?

  • atini

    saya mau tanya sata tadi sudah beli visa china ,dan saya tidak jadi pergi ,saya mau ambil passport saya namun resipnya hilang,bagai mana caranya biar bisa ku ambil itu passport dan apakah uwang yg udah saya kasih itu hilang ?waktu saya sudah mepet ini

    • harjo

      Bukankah pembayaran dilakukan setelah visa selesai? Untuk ambil pasport, mungkin bisa dibuktikan dengan identitas lainnya, seperti KTP, seharus nya sih bisa. Tetapi saya belum ada pengalaman seperti ini.

  • anggie

    Mau tanya,kalo mengurus visa ke cina,apa harus ada deposit uang dulu? Terima kasiih :)

  • novi

    halo,sekedar mo nambahin. taon lalu saya juga ke tibet lewat chengdu (sama seperti pak harjo) tapi saya dikasih tau kalau mau apply visa ke china jangan bilang kita mo ke tibet. jadi di form aplikasi visa ke china saya hanya tulis tujuan saya ke chengdu. sedangkan untuk permit masuk tibet saya urus lewat travel (yg saya dapat dari internet). proses lebih mudah dan gampang :)

  • Sky Parades

    mas tanya dong memang berapa lembar sih fomulinya 1 apa 4 yg dari inet

  • Putri Permatasari

    Mas, saya mw tanya. Biaya tiket perjalanan ke China itu berapa ya?? Dan biasanya yg paling murah itu pakai maskapai penerbangan apa? Terima kasih sebelumnya.

  • Putri Permatasari

    Ohya, sama ini mas, biaya visa China koq mahal sekali ya? Kalau untuk mahasiswa S1 jg tetap dikenakan biaya visa? Kemarin waktu saya mengurus visa ke Jepang malah gratis loh mas krn saya masih S1 dan bagaimana dgn China?? Terima kasih ya mas sebelumnya.

    • harjo

      Kalau yang murah, biasanya AirAsia …, tetapi itu pun kalau pas promo. Tempo hari saya cuma habis, sekitar 900 rb-an dari JKT-KL-Chengdu. Sekali lagi, Itu pas promo loh …
      Biaya visa, tempo hari sekitar Rp 540.000,-
      Maaf, Saya kurang tahu untuk perbedaan pelajar dan bukan.

  • dewi wijaya

    slmt mlm pak…,sy mau tanya pembuatan visa china skrg ini brp ya..?
    sy berada di daerah kota medan,melalui travel@590.000,kalo buat sendiri gmn ya…….
    mohon petunjuk anda..,thx

    • harjo

      Selamat malam juga Ibu,
      Pada postingan di atas sudah saya tulis mengenai biayanya.
      Bisa melalui pos juga koq, untuk memastikannya, silahkan telp kantor tersebut.

  • Ata Filza

    Mas, punya pengalaman ke India? mengurus visa ke India bagaimana? persyaratannya apa aja?

    Trims

  • facebook: sunar.st@gmail.com

    Visa ke china utk student gimana pak? apa pengurusannya n syaratnya berbeda dgn visa kunjungan? tq info dan sharingnya

  • harjo

    Yang pasti berbeda mas, tetapi dimana perbedaannya, kebetulan saya tidak perhatikan. Maaf, kalau kurang bisa membantu.

  • melany lopez

    mas harjo, mohon info nya, rencana bsk saya mau pergi ke hongkong, dokumen apa saja yg hrs saya urus dan katanya hongkong tdk perlu visa, di mana saya hrs mengurus visa on arrival dan kira2 brapa yg hrs d bayar, bagaimana prosenya mulai berangkat dari airport bali sampai di hongkong nya? trima kasih

  • Rani

    Trma kasih untuk infonya.

  • isramedi

    Pak Harjo numpang tanya nih, saya mau ke beijing tanggal 11 Dec ini buat course selama seminggu, alamat gedungnya dibawah ini, kalo pak harjo tau, kira-kira :
    1. Hotel yang dekat ama gedung ini apa yah,
    2. Transport dari air portnya yang aman dan murah apa yah,
    3. berapa yah kira-kira ongkosnya,
    4. Apa untuk pengurusan visanya saya perlu Invitation letter juga.

    Vantone Commercial Center
    Building D.
    Jia No. 6 Chaowai Street
    Chaoyang District

    makasih pak,..

  • Neta

    Mas haryo,apabila KTP hilang, apakah bisa dilampirkan Surat keterangan hilang Dari polisi untuk pengurusan visa ke china ini? Mohon info ya mas..thx

  • George

    Met malam pak Harjo.
    Saya akhir Desember ato awal Januari akan ke China.
    Saya mau nanya klo kita bawa alat elektronik misal HP, Kamera Digital, Handycam, apa nggak rusak ya?
    Karena suhunya yg kelewat dingin lalu dibawa Indo yg panas, jadinya mengembun didalam.
    Krn ada teman yg punya pengalaman begini.
    Lalu model colokan listrik n voltage nya gimana ya?
    Thanks pak Harjo

  • harjo

    Saya bukan ahli fotografi, ttp akan saya coba jawab ya,
    Kalau mengembun iya, pasti.
    Yg penting, jangan sampe kaget… , kalau abis kepanasan langsung masukin ke suhu dingin sekali.. macet biasanya… bukan ngembun, kalau ngembun dari suhu dingin sekali ke panas..
    Yg penting jgn dibuka aja lensanya, jadi biarkan tetap terpasang. Sebab saya ada pengalaman ketika Ke Beijing, mengembun, dan tidak ada masalah.
    Soal colokan, nah ini … saya jadi lupa, maklum sudah ke beberapa tempat jadi agak lupa-lupa gt. Soalanya saya biasa gunakan multi colok, jadi gk pernah ada masalah. Beli aja di Ace atau di Carre******

    • harjo

      Ini ada tambahan sedikit lagi,
      ini tips sedikit, untuk shutter pada canon digital (kalau cameranya merek Canon loh) masih mungkin berfungsi pada suhu ekstreem, walau demikian perlu diwaspadai pada saat kondisi hujan atau embun yg penting jangan sampe masuk ke internal nya, jangan lupa bawa plastik kedap udara.. sebelum masuk kelingkungan dingin, dan yg penting tasnya kuat
      Trus soal battery menurut beberapa orng kinerjanya akan cepat drop pada suhu dingin, nah untuk supaya lebih awet boleh simpan battery ini dalam jakect atau tempat yg kehangatannya cukup terjaga.

      • George

        Terima Kasih banyak Pak Harjo, atas jawabannya.
        Kebetulan kamera saya Canon SLR n Pocket.
        Saya cuman memastikan klo tidak rusak setelah dibawa kembali ke Indo.
        Thanks again.

  • diana

    no telp jasa pembuatan visa ke cina itu brapa ya?

  • Adhi

    Mas harjo, saya mau ke cina bulan februari 2012 tepatnya ke Guangzhou, tujuan saya mau nyari tas kulit kw1 mau buat dijual lgi d indonesia (pusat grosir), dimana ya tempatnya??? mohon infonya, thanks.

  • Adhi

    Thanks, mohon klo ada teman lain yg punya pengalaman tentang Guangzhou, d tgu infonya ya,,..

  • Agnes Tania

    Mas saya mau tanya.. Kalo sebelumnya belum pernah pergi ke Cina,, saya bisa ga yah langsung buat visa yg multiple entry?
    Karna saya dsana mau sektiar 2 bulan.. Terima kasih mas.. Tolong dbales scepetnya yah mas.. Ke email saya.. Thanks

    • harjo

      Pilihan multiple atau single entry adalah pilihan kita, kalau mau berkunjung ke sana. Jadi, bukan karena belum pernah ke sana lalu ditolak pilihan multiple nya.
      Jadi, kalau pun ditolak, bukan karena alasan ini.
      Bagaimana pun ini adalah otoritas kedutaan besar.
      Dia bisa menolak atau pun menerima, karena alasan tertentu.
      Tetapi umumnya China lebih mudah ketimbang negara Eropa atau Aussie …
      Saya jarang mendengar adanya penolakan dari negara ini.
      Kecuali jika tujuan Anda ke China mau ke Tibet, Pasti ditolak.
      Dan biasanya kedutaan nya sendiri yg meminta tujuan ke sana dihapus agar diterima masuk.

  • fransiska

    Selamat siang pak,
    saya mw nanya nih..
    1.saya berencana mengunjungi guangzhou dengan jakur penerbangan medan-KL-guangzhou.apakah dikenakan pajak pak?terus visa nya bagaimana?
    2.apakah bapak tau tempat2 untuk berbelanja di guangzhou yang murah?
    3.apa perbedaan hostel dan hotel di sana?
    maklum saya masiih newbie dlm hal berangkat ke luarnegeri.
    thanks

    • harjo

      Selamat malam (karena baru baca malam ini),
      1. Sebetulnya saya belum pernah ke Guangzhou, tetapi mengenai pajak, pastinya bayar, sebesar Rp 300 rb. Visa, kalau visa diurus di Jakarta di Kuningan.
      2. Nah ini, kalau urusan belanja, saya gk tahu :-)
      3. Hostel itu biasanya kelas melati, hotel tentu lebih dari itu, bisa bintang 3 – bintang 5. Yg pasti hostel lebih murah ketimbang hotel.

  • citra

    pak, mau nanya nih
    1. kalo mau apply visa China apakah harus datang langsung ke kantornya di jakarta atau bisa via email?
    2. kalo bisa via email, apakah punya link nya untuk form tersebut?
    3. berhubung saya mau ngirit ongkos, apakah bisa saya ke kantor di jakarta hanya pas waktu pengambilan berikut pembayarannya saja?
    terima kasih atas infonya.

    • harjo

      Ibu Citra,
      1. Bisa ke kantornya, bisa juga via surat pos, bukan e-mail.
      2. Untuk form, sudah saya sertakan di tulisan di atas.
      3. Kirimkan saja dulu via pos, baru ketika selesai, tinggal ambil langsung.
      Tks

  • yudi

    mas mau tanya untuk pelatihan selama 1 minggu di beijing saya harus pke visa juga tidak…?

  • jade

    Mas, untuk pengurusan visa cina ..apa perlu fotocopy KTP? khan udah ada paspor asli? Thanks

  • jade

    Oh ya…untuk bayi 1,5 tahun apakah proses pengurusan dan biayanya sama dengan dewasa?

  • me

    pak mau nanya, saya rencana akan backpacker ke China bulan juli nanti ? rencana ke Shanghai dan Beijing. Apakah diperlukan bukti booking hotel di 2 kota tsb untuk pengajuan visa ? terima kasih Pak.

  • dessy

    malem pak.. mau tanya..saya sudah urus visa single entry dan sudah jadi.. tapi saya ragu.. karena rencana awal saya hanya akan ke hongkong, macau, shenzhen..tapi skrg saya tertarik untuk sekalian ke guanzhu dengan rute hk-macau-shenzhen-guanzhu(tidak menginap)-shenzhen-hk. pertanyaan saya, apakan sudah benar visa yang saya ajukan (single entry) karena saya masuk shenzhen-guanzhu-dan shenzhen lagi. total 8 hari. terima kasih pak

    • harjo

      Seharusnya multiple entry, ada baiknya tanyakan kembali kantor AVAC nya, siapa tahu bisa direvisi. Kasus seperti ini sering terjadi, karena jarak yang dekat, jadi tidak diperhatikan. Mumpung belum berangkat lebih baik diurus dulu, untuk dirubah, siapa tau bisa.

  • mimi

    Untuk mengajukan visa china apa kita harus sudah membeli tiket perjalanannya atau mengajukan dulu baru membeli tiket ya?

    • harjo

      Seharusnya, mengajukan lebih dulu. Tetapi karena visa China ini relatif mudah, seperti pengalaman saya sebelumnya nggak masalah jika membeli lebih dulu.

  • Yoky Liadinata

    Halo mas Harjo, saya kemaren urus visa sama Vayatour, habis kepepet banget. Thk u infonya, lain kali saya belajar untuk urus sendiri : )

    Btw, saya juga ingin berbagi, saya juga menulis pengalaman saya untuk apply visa china dlm blog http://yokylie.wordpress.com/2012/08/31/cara-dan-persyaratan-mengurus-visa-china/

    Semoga bermanfaat. Salam kenal

  • hilda

    maksudnya visa single entry atau double entry tuh apa yah? rencana mau jalan hongkong-sehenzhen-macau..apa di shenzhen masi berlaku voa?

  • Meri

    Mas Harjo, formulir aplikasi yg berlaku sekarang yg ini bukan? http://www.visaforchina.org/JKT_EN/upload/Attach/mrbj/261585.pdf
    soalnya saya liat ada beberapa versi. dan yg ini nomornya 2011, masih berlakukah? Dan mo tanya, ada kendaraan umum yang lewat East building itu ga ya, atau harus jalan lagi ke dalam?
    Terima kasih atas semua infonya :’)

  • harjo

    Kalau soal kendaraan saya kurang tahu persis. Tetapi lokasinya tidak jauh dengan Mall Ambasador, pastinya akan banyak dilalui kendaraan umum, tinggal jalan sedikit.

  • Marriage Visa

    I’m gone to tell my little brother, that he should also visit this blog on regular basis to obtain updated from latest news.

  • Immigration Solicitor Bromley

    If you want to take a great deal from this post then you have
    to apply such techniques to your won blog.

  • winnymarch

    salam kenal harjo!!!
    itu harus d jakrta ngurus visanya gk bs di daerah tertentu?
    follow back yah

  • felli

    Maa harjo ada buka jasa pengurusan visa cina nggak. ya? Kalau ada mohon informasi nya. Terima kasih.

  • nopan

    kalau pengajuan di konsulat jenderal bisa kah?

  • sufipunk

    saya sangat senang dengan adanya blog ini.salam kenal dari saya ridho banjarmasin ppi yaman.kalau anda berkenan untuk berkunjung ke yaman saya siap untuk membantu.+967738663864 sufipunk@yahoo.co.id

    anda sudah backpacker kedaerah timteng mana saja? saya ingin berwisata ke bagdad rencanya untuk thn dpn tp blm dapat info sama sekali kalau anda tau tentang info bagdad tlg kasih t saya ya.salam

    • harjo

      Tks sudah berkomentar.
      Saya belum pernah ke daerah Timteng. Keinginan ada, tetapi menunggu waktu yang pas saja.
      Terima kasih, sudah bersedia untuk membantu, walaupun untuk saat ini belum berkesempatan.
      Salam

  • Me Lie

    Pak harjo,
    Salam kenal sebelumnya.
    Mau tanya nih :
    saya bermaksud berkunjung ke beijing sekeluarga (2 dewasa+2 anak) di bulan Juni 2014 (masih lama ya..) tapi tiket sudah dibeli.selama 1 minggu.
    Kapan sebaiknya sy mengajukan Visa ke kedutaan ya? dan brp biaya urus visa/org untuk saat ini. Apakah sebaiknya urus sendiri atau lewat agen?jika visa yg kita ajukan ditolak, berapa lama sy harus menunggu untuk mengajukan kembali.
    Terima kasih atas bantuannya.

    Me Lie

    • harjo

      Salam kenal juga.
      Kapan saja boleh, yang pasti pembuatan visa hanya butuh waktu 4 hari kerja, harganya hanya Rp 540.000,-
      Urus sendiri saja, gampang.
      Visa Cina, biasanya jarang ditolak.
      Tapi ada baiknya, ajukan visa jauh-jauh hari.
      jangan lupa untuk membawa foto copy: tiket, bookingan hotel.

  • Naftali

    Wah, visa China gak murah juga ya Pak Harjo, dibandingkan dengan visa Jepang atau Korea..
    Rata-rata Visa Korea/Jepang 300-400an, yang ke China ketambahan Biaya Layanan, jadi kenanya 500an..

    • harjo

      Ya, tepatnya Rp 540,000,- itu dengan lama waktu penyelesaian standar, 4 hari.
      Jika 2 hari, kemarin saya urus Rp 940.000,-

      • maya

        Pak harjo rencana sy Mau ke Shenzhentgl 24 ,sy ada paspor,tiket pp,hotel booking,Dan invitation letter,ap itu sudah cukup? Ap masih perlu ktp sedangkan sy tdk pnya ktp(ilang) kl nunggu bikin kan lm sedangkan sy hrs terbang tgl24 desember

      • harjo

        Cukup, bahkan sebetulnya tidak perlu invitation letter. KTP diluar negeri tidak dibutuhkan, yang dibutuhkan adalah paspor.
        Sebaiknya paspor discan, dan diemail kediri sendiri, utk berjaga2 kalau pasport itu hilang, anda tinggal print pasport itu utk lapor kehilangan. Ini penting karena anda tidak ada ktp. Semoga menjawab pertanyaan.

      • Lim Melie

        pak harjo,kapan pengajuan VISA bisa dimulai,jika sy berangkat di 12 juni 2014 nanti.

      • harjo

        @Lim Melie,
        Bisa dimulai kapan saja, yang penting jangan sampai seminggu menjelang berangkat.
        Harus di bawah tanggal 6 Juni 2014.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 60 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: