Matahari sudah mulai menampakan sinarnya di ufuk Timur. Tidak ingin melewatkan sunrise begitu saja, segera saya membasuh muka di toilet kapal. Huh … airnya ternyata asin. Kami turun dari kapal, menjejakan kaki di Pulau Peucang, yang menurut Pak Komar merupakan tempat terindah di Taman Nasional Ujung Kulon. Ternyata memang benar. Pantai dengan pasir yang putih, laut yang biru dan jernih hingga gerombolan ikan pun yang nampak hitam terlihat jelas dari pantai.
Kami menyusuri pantai di bawah hangatnya sinar matahari pagi. Pasir putih di sini agak berbeda dengan pasir seperti di Pantai Kuta yang jika diinjak langsung terperosok ke dalam. Pasir di sini agak padat, seperti “tanah” biasa saja, hanya saja berwarna putih.
Beberapa ekor burung sempat kami dokumentasikan dengan lensa tele berukuran 75 – 300 mm yang kami bawa. Di tengah-tengah laut, nampak beberapa kapal, di antaranya berisi turis dari Australia dan beberapa pemancing. Pantai Peucang memang sorga penikmati orang yang hobby mancing, selain snorkeling dan diving.
Pulau Peucang adalah pulau kecil dan termasuk dalam kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Nama Peucang diambil dari nama sejenis siput yang sering dijumpai di pantai ini ada juga yang menyebutnya diambil dari nama sejenis menjangan yang tinggal di kawasan ini. Untuk masuk kawasan ini, pengunjung cukup membayar Rp 2.500 per orang. Di sini juga tersedia penginapan, yang harganya cukup bervariasi, Flora A Rp 780.000,- (6 kamar, AC), Flora B Rp 680.000,- (6 kamar, AC), Fauna Rp 400.000,- (8 kamar). Ada juga hitungan berdasarkan perkamar, yaitu Rp Rp 150.000,- Rp 250.000,- perhari (tanpa AC). Beberapa obyek menarik lainnya di pulau ini adalah, Karang Copong, tetapi sayang kami tidak sempat ke sana, karena untuk ke tempat ini enaknya pas waktu sunset. Sementara waktu saya sudah sangat terbatas. Perjalanan kami lanjutkan ke Cidaon yang jaraknya lebih dekat dengan menggunakan kapal motor-nya Pak Komar, untuk melihat banteng di habitat alaminya (Bersambung).
Baca juga, tulisan saya yang lain:
1. Perjalanan Menuju Taman Nasional Ujung Kulon
2. Air Panas Cibiuk di Kawasan Konservasi
4. Dari Taman Jaya Berlayar Menuju Ke Pulau Peucang.
5. Ngintip Banteng di Padang Penggembalaan Cidaon.















Mei 29th, 2008 at 5:41 am
aduh … jadi pengen ke sana nih
bagaimana dengan keamananya ?
Mei 29th, 2008 at 10:16 am
Mas Har Jon …
Pantainya Putih – Bersih ya …
Wah indah sangat
jadi pingin kesana juga nih …
Mei 31st, 2008 at 8:04 am
Asli jd ingin bgt kesana. Tuk hotelny hrs dibooking dl atw bs langsng ya?
Juni 19th, 2008 at 2:34 pm
Waduh.. dulu pernah terdampar naik perahu di Teluk Pulau Peucang.. Ingin masuk ke Pulau Peucang dan pengamatan burung, tapi gak kesampaian..
Juli 11th, 2008 at 5:54 pm
Asik banget ngeliatnya ya Pak. Kalo ajak rombongan keluarga dengan anak umur 5 tahun, bisa ndak?
Untuk booking hotelnya bisa langsung aja ya Pak?
Bisa mancing di Pulau nya ndak atau ada dermaganya?
Berangkat naik kapalnya darimana Pak? Berapa biayanya utk pp semalam? Ada no telp kapten kapalnya?
Rencana mau berangkat akhir Juli 2008 ini Pak.
Agustus 16th, 2008 at 11:17 pm
[...] 1. Keindahan Pulau Peucang. [...]
Januari 16th, 2009 at 4:27 am
Liputan perjalanan yang sangat menarik.
Saya sangat menggemari fotografi fauna. Bagaimana kekayaan fauna di pulau Peucang ini?
Terima kasih sebelumnya.
Djohan
http://flashpackerindonesia.wordpress.com
http://wandergeek.wordpress.com
http://wandergeekindonesia.wordpress.com
Juli 22nd, 2009 at 5:29 pm
nanya dooong
kesana gimana ya dari jakarta?
terus biaya berapa kira2?
Agustus 4th, 2009 at 9:31 am
bner pak….
pkoknya bner2 wisata flora dan fauna dah…
tapi hati2 ma mnyetnya,,makanan kami di curi,padahl itu sisa hdup untuk seminggu….
September 14th, 2009 at 9:56 am
Untuk sharing dengan rekan-rekan yang peduli pariwisata. Mungkin bisa mampir dan join di group kami:
http://www.facebook.com/group.php?gid=136668073232
Indonesia Memang Indah…
Oktober 18th, 2009 at 10:43 am
sumpahh pulau peucang kerennn bgt. .
Mei 22nd, 2010 at 12:49 pm
bos onkos perahunya berapa
Mei 29th, 2010 at 1:54 am
Kalau nggak salah Rp 2,5 jt-an. Tetapi satu perahu isinya bisa mencapai 35 orang. Waktu itu saya cuma Rp 250 rb-an berdua, karena memang cuma nebeng perahu yg kebetulan mau ke sana.
Juni 15th, 2010 at 6:46 am
Mas Harjo..
kalo boleh tau, kalo dari Jakarta, kira-kira perjalanannya ke mana trus ongkosnya brapa aja yah?
trus apakah penginapan disana itu perlu BOOK atau langsung datang dengan sistem, siapa cepat dia dapat?
terima kasih
Juni 15th, 2010 at 6:07 pm
Mas Bram,
Coba cek di tulisan saya yang ini.
http://harjo.wordpress.com/2008/05/21/perjalanan-menuju-taman-nasional-ujung-kulon-1/
Di sini sudah saya tulis dengan detail, hingga mencapai Taman Jaya.
Kalau cuma 2 – 3 orang lebih baik datangi saja langsung.
Juli 12th, 2010 at 6:09 am
sumpah saya juga pernah k pulau peucang,
enak banget pemandangannya….
Juli 12th, 2010 at 7:02 am
Setuju mas, memang asyik!
Desember 20th, 2010 at 4:45 am
Setuju Pulau.Peucang memang Indah apa lagi untuk yang Hobby Mancing Karena Saya pernah kerja disa- na selama 10 Tahun ,cocok untuk kunjungan keluarga.
Februari 7th, 2011 at 5:03 am
mantab nih pulaunya……. suatu saat nanti pasti mampir ke situ…..
Maret 21st, 2011 at 10:17 am
ane mau meluncur kesana om..
mudah2an cuaca bagus
April 13th, 2011 at 2:52 pm
Memang benar mas Harjo, keindahan pulau Peucang memang sangat mempesona. Saya sendiri sebagai pemandu yang sudah pernah tinggal selama 8 tahun di Tamanjaya tak pernah bosan menikmati pesona keindahan pulau Peucang.
Oya, buat sobat2 yang belum pernah ke Ujungkulon silahkan baca Panduan, Tips dan Trik untuk Pengunjung TN. Ujungkulon Semoga bermanfaat. Salam kenal dan salam hangat untuk semuanya.
Mei 18th, 2011 at 11:12 pm
[...] hitungan berdasarkan perkamar, yaitu Rp Rp 150.000,- Rp 250.000,- perhari (tanpa AC). (dikutip dari http://harjo.wordpress.com/2008/05/28/keindahan-pulau-peucang/). Oh ya, bentuk penginapan kita adalah rumah panggung dengan 5 kamar, yang isinya cuma kasur 3 [...]
Mei 20th, 2011 at 3:06 pm
[...] Markus3 [...]
Juni 5th, 2011 at 7:07 am
[...] hitungan berdasarkan perkamar, yaitu Rp Rp 150.000,- Rp 250.000,- perhari (tanpa AC) (sumber : http://harjo.wordpress.com/2008/05/28/keindahan-pulau-peucang/). Ditempat penginapan ini kami dapat melihat rusa, monyet dan babi hutan yang [...]